Peserta IKM Award Langsung Terapkan Masukan Juri

KADEMANGAN, Radar Bromo – IKM Award 2019 gelaran Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Pemkot Probolinggo memberikan banyak manfaat bagi para peserta. Bahkan, banyak yang langsung menerapkan apa yang disampaikan dewan juri.

Seperti diungkapkan Moch Tamyis, pemilik IKM Batik Cumang Ari dan Elis Laila Sari, pemilik IKM Faresa. Moch Tamyis mengaku, sebelumnya, ketika sesi presentasi, dirinya diberi masukan oleh juri agar memberikan lebel pada barang produksinya.

Selasa (10/9), saat juri melakukan kunjungan ke tempatnya, Tamyis sudah memberikan lebel pada batik yang diproduksinya. “Sekarang saya sudah memberikan nama pada batik yang saya produksi. Sesuai masukan juri pada waktu presentasi,” ujarnya.

Sedangkan, Elis Laila Sari mengatakan, masukan juri sangat bagus. Serta, sangat membantu terhadap pemasaran hasil karyanya. Sebelumnya, Elis diberi masukan agar kemasan produknya dibuat lebih menarik. Selain itu, juga menambah variannya.

Ketika dikunjungi juri, produsen pisang cokelat ini mengaku sangat banyak mendapatkan suntikan motivasi. Sehingga, menambah semangat dalam mengembangkan IKM-nya. “Saya baru dua tahun merintis IKM ini. Dan, gelaran IKM Award ini memberikan semangat lebih terhadap IKM yang masih seumur jagung ini,” ujarnya.

Juri IKM Award kembali melanjutkan sesi kunjungannya kepada peserta yang masuk 20 besar. Kali ini, ada 8 IKM yang dikunjungi. Di sana, para juri melihat langsung proses produksi sampai catatan keuangan setiap IKM.

Salah seorang juri dari Forum CSR, Sudarmanto mengatakan, pada sesi kunjungan di hari ke dua, pihaknya menemukan banyak progres para peserta. “Ada beberapa IKM yang sudah melakukan apa yang sebelumnya menjadi masukan dari para juri,” ujarnya.

Ia menagaskan, IKM Award ini bukan hanya untuk ajang mencari kemenangan. Namun, juga sebagai gelaran pendidikan bagi IKM di Kota Probolinggo. “Harus ditanggapi pembelajaran, mencari pengalaman, dan menerima masukan sebanyak-banyaknya yang nantinya untuk kemajuan IKM mereka sendiri,” ujarnya. (mg1/rud)