Pelebaran Jalur Wisata ke Bromo di Kab Pasuruan Capai 65 Persen

PUSPO, Radar Bromo – Pelebaran jalan wisata menuju Bromo di Kabupaten Pasuruan terus dikebut. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur menargetkan, proyek pengerjaan jalan itu bisa selesai pada Oktober mendatang. Sehingga, akhir tahun pelebaran jalur wisata sudah bisa dinikmati oleh wisatawan.

Suprijanto, staf Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Probolinggo di Pasuruan mengatakan, sampai Selasa (10/9) pengerjaan pelebaran jalan di Kecamatan Puspo sudah mencapai 65 persen. “Selain pengerjaan pelebaran di sisi barat, juga ada pengaspalan jalan,” terangnya.

Pelebaran akses wisata itu sendiri direncanakan sepanjang 6,8 kilometer. Mulai dari titik KM 84 sampai KM 90. Start pengerjaan sendiri dimulai pada April lalu dan ditarget selesai pada 10 Oktober mendatang.

Meski kurang 1 bulan, Suprijanto mengatakan, pengerjaan optimistis bisa selesai. Selain ada pelebaran di sisi kiri dan kanan sepanjang 1 meter, total pelebaran jalan dari Puspo total selebar 8 meter. Selain itu, juga ada pengaspalan jalan untuk jalur yang dilebarkan.

Karena masuk jalur padat kendaraan karena menuju ke lokasi wisata. Pelebaran jalan dilakukan bergantian. Setelah pengerjaan pelebaran bahu jalan di sebelah kiri (timur) dilanjutkan sebelah kanan. Sehingga, arus kendaraan masih bisa melintas di sisi bergantian.

Pelebaran jalan wisata Puspo–Tosari merupakan program pelebaran jalan masuk dalam Program Hibah Jalan Daerah (PHJD). Proyek itu menelan anggaran sebesar Rp 28,496 miliar yang dibiayai oleh DPA SKPD APBD Provinsi Jawa Timur.

Pelebaran jalan ini mendapatkan hibah sebagai akses kawasan strategis pariwisata nasional. Hibah sendiri diberikan setelah tahap verifikasi dari Kementerian PU setelah pengerjaan rampung. (eka/mie)