Kemenhub Lirik Angkutan Wisata Surabaya-Bromo, Saat Ini Dalam Proses Survei

PANDAAN, Radar Bromo – Pemerintah pusat telah menetapkan Gunung Bromo dalam 10 kawasan wisata strategis nasional di Indonesia. Hal ini tak hanya membuat pemerintah daerah, menyiapkan destinasi wisata di daerahnya. Tapi juga Kementerian Perhubungan, yang berencana menyiapkan angkutan wisata dari Surabaya ke Bromo.

Angkutan wisata ini, rencananya dikhususkan untuk mengangkut sekaligus transportasi para wisatawan dari luar daerah, juga mancanegara. Dengan begitu, akan semakin banyak wisatawan yang datang ke Bromo.

“Ini rencana dari Kemenhub RI dan sudah disampaikan ke kami di daerah. Kedepan akan melintas di Kabupaten Pasuruan, untuk angkutan wisata Surabaya–Bromo,” ucap Plt kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan Tridjono Isdianto.

Sejauh ini rencana angkutan wisata Surabaya–Bromo dan sebaliknya tersebut, kata Tridjono, belum final. Saat ini dilapangan dalam proses survei, oleh tim dari Kemenhub RI. Selama surveu, Dishub Kabupaten Pasuruan ikut mendampingi.

“Untuk kendaraannya sendiri, nanti pakai bus mini. Disiapkan langsung oleh Kemenhub RI. Kami di daerah sebatas ketempatan. Disamping itu juga menyiapkan sarpras pendukungnya saja, seperti akses jalan dan rambu-rambu,” jelasnya.

Nantinya dari angkutan wisata yang ada, dari Surabaya menuju Bromo bisa via dua akses atau rute yang ditempuh. Masing-masing lewat Gondangwetan–Pasrepan–Puspo dan Tosari. Atau bisa juga melintas via Pandaan–Purwodadi–Nongkojajar–Tosari.

“Dari Surabaya startnya angkutan wisata dari stasiun dan juga bandara. Turunnya finish di Tosari. Begitu sebaliknya,” ungkap lelaki yang juga pernah menbajat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan itu.

Terkait ini, pemkab di daerah berharap angkutan wisatanya dari Surabaya ke Bromo, bisa terealisasi dan disetujui pusat. “Nantinya dari hasil survei lapangan, berikutnya akan di evaluasi lagi di tingkat pusat oleh Kemenhub RI,” pungkasnya. (zal/hn/fun)