Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda, Eks Kades Brumbungan Lor Masih Buron

KRAKSAAN, Radar Bromo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo terus memburu Rohmad, eks kades Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Setelah diputus bersalah oleh Pengadilan Tipikor Surabaya, ia belum juga menyerahkan diri.

Rohmad pun telah ditetapkan sebagai buron dalam kasus itu. Untuk menangkap buron tersebut, pihak kejaksaan meminta bantuan pihak kepolisian.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Probolinggo Novan Basuki Ariyanto mengatakan, pihaknya belum berhasil melacak keberadaan pelaku penjualan tanah kas desa (TKD) itu. Menurutnya, pelaku diduga lari keluar kota untuk menghindari pihak berwenang.

“Belum berhasil kami amankan. Pelaku kami duga berada di luar kota,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, pihaknya telah mendatangi rumah pelaku di Brumbungan. Namun, hasilnya nihil. Keluarga pelaku juga mengaku tidak mengetahui keberadaan pelaku. “Tetapi, kami akan terus berupaya untuk menangkap pelaku,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Novan itu berencana mencari pelaku ke Banyuwangi. Itu, merupakan daerah orang tua pelaku. Rencananya, pihaknya akan ke Banyuwangi dalam waktu dekat.

“Kami masih mencari informasi tentang keberadaan pelaku. Jika memang ada di Banyuwangi, nanti kami akan langsung ke sana,” ungkapnya.

Untuk menangkap pelaku, pihaknya telah menyurati Polres Probolinggo. Tujuannya, meminta Polres ikut membantu menangkap pelaku. “Sudah kami surati pihak kepolisian. Tujuannya, agar membantu,” jelasnya.

Pelaku sendiri selama sidang tidak pernah hadir. Karena itu, sidang dilakukan secara in absentia. Pelaku akhirnya divonis bersalah dan dijatuhi hukuman pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan penjara. (sid/hn)