Crane Tak Kuat, Evakuasi Truk Nyemplung Sungai di Banjarsari Tertunda

SUMBERASIH, Radar Bromo – Upaya evakuasi terhadap truk tronton yang terjun ke Sungai Banjarsari, di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, ternyata tidak mudah. Evakuasi yang dilakukan menggunakan crane, pada Senin (9/9) malam tidak berhasil. Sebab, tali crane-nya putus karena tak kuat menahan beban truk.

Karenanya, evakuasi dilakukan tadi malam (10/9). Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Ipda Muh. Rizal mengatakan, truk belum berhasil dievakuasi lantaran terkendala alat. Senin (9/9) malam, truk bermuatan lempengan besih itu sudah berusaha dievakuasi menggunakan crane.

Namun, crane yang didatangkan dari Surabaya itu beratnya hanya 12 ton. Sedangkan, truk yang hendak diangkat seberat sekitar 8 ton. “Saya sudah bilang, silakan didalami dan dianalisis bisa apa tidak. Kata petugasnya bisa. Sudah saya percaya saja. Sebab mereka ahlinya di bidang itu. Tanggung jawab saya selain kendaraan, juga keselamatan pengguna jalan, termasuk struktur bangunan atau jembatan,” ujarnya.

Rupanya, apa yang dikhawatirkan benar. Saat truk itu diangkat sekitar 3 meter, tali crane-nya tidak kuat dan putus. Akhirnya, truk langsung amblas ke dalam sungai. “Untung talinya tidak sampai ke mana-mana, bahkan ada korban,” ujarnya.

Akhirnya, petugas crane mengakui, tidak bisa mengevakuasi truk tersebut. Padahal, kata Rizal, kabarnya untuk evakuasi truk biaya yang dikeluarkan perusahaan kepada pemilik crane sekitar Rp 15 juta. “Sepertinya tidak dibayar semua. Sebab, kan truknya tidak terangkat,” ujarnya.

Rizal mengatakan, informasinya pemilik truk sudah menemukan crane yang lebih besar, berkapasitas 130 ton. Dengan crane ini, diharapkan truk berhasil dievakuasi. Proses evakuasi ini diperkirakan memakan waktu 45 menit. Karenanya, kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas selama satu jam mulai pukul 22.00 hingga pukul 23.00.

Jalan ditutup selama sejam. Kendaraan dari barat (Surabaya atau Malang) dialihkan lewat Jalan Tol Exit Tongas. Kendaraan dari timur bisa masuk di Exit Leces atau Laweyan. “Bagi kendaraan yang rumahnya di sekitar lokasi, harus menunggu evakuasi selesai,” ujar Rizal.

Diberitakan sebelumnya, Minggu (8/9) dini hari, sebuah truk di terjun ke Sungai Banjarsari. Truk itu dikemudikan oleh Wenandra, 26, warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Saat itu dia bersama dua rekannya Kadiono, 50, warga Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri dan M Dani, 26, warga Kecamatan Patihan, Kabupaten Nganjuk. Syukur, mereka tak sampai meregang nyawa meski terluka. (rpd/rud)