14 Bidang Tol Gempol-Pasuruan Belum Bebas, Paling Banyak di Desa Ini

SAAT SENJA: Sejumlah kendaraan melintas di tol Gempas, di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, ketika sore hari. Sejauh ini, masih ada 14 bidang lahan terdampak pembangunan jalan ini yang belum berhasil dibebaskan.(Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN, Radar Bromo – Tol Gempol-Pasuruan (Gempas), sudah beroperasi. Namun, sejauh ini masih ada 14 bidang belum berhasil dibebaskan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) masih terus berkoodinasi dengan Pemprov Jatim.

Sebab, sejumlah 14 bidang itu merupakan tanah kas desa (TKD). Di antaranya, ada satu bidang di Desa Pekoren, Kecamatan Rembang. Juga masing-masing satu bidang di Desa Sungiwetan dan Desa Legowok, Kecamatan Pohjentrek. Di Desa Rejoso Kidul, Kecamatan Rejoso, ada dua bidang. Lalu, di Desa Karangpandang dan Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, masing-masing satu bidang.

Kemudian, masing-masing tiga bidang di Desa Kedawung Wetan dan Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. Terakhir, satu bidang di Desa Ranu Klindungan, Kecamatan Grati.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kemen-PUPR Yulianto Puguh Setyawan mengatakan, proses pembebasan bidang terdampak Gempas masih terus dilakukan. Ada 14 bidang TKD yang belum berhasil dibebaskan.

Sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan jawaban dari Pemprov Jatim terkait permintaan Pemkab Pasuruan agar ganti rugi dilakukan secara tunai. Pihaknya masih terus rutin berkoordinasi agar rekomendasi dari Gubernur Jatim segera turun.

“Sesuai permintaan Pemkab agar bidang TKD yang terdampak Tol Gempas diganti tunai. Karena memang TKD yang terdampak hanya sebagian. Cuma sejauh ini rekomendasi dari Gubernur belum turun. Kami masih menunggu,” ujarnya.

Di sisi lain, Puguh menjelaskan, Tol Gempas dibagi dalam tiga seksi dan melintasi 12 kecamatan. Secara keseluruhan, ada 5.346 bidang yang terdampak pembangunan jalan bebas hambatan ini. Dari jumlah itu, 5.332 bidang di antaranya sudah berhasil dibebaskan.

Ia menyebut, ribuan bidang ini tersebar mulai dari Seksi I sampai Seksi III. Paling banyak lahan yang belum bebas ini terletak di Seksi III yang melintasi Kecamatan Grati. Dari total 681 bidang di Kecamatan Grati, tujuh bidang di antaranya belum bebas. (riz/rud/fun)