Proyek Pasar Kronong Mulai Digarap, Dilengkapi Kantor UPT Pasar

DIKERJAKAN: Pasar Kronong, di Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Revitalisasi pasar ini mulai digarap dan ditarget rampung dalam empat bulan. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

MAYANGAN, Radar Bromo – Setelah melalui proses panjang, lanjutan revitalisasi Pasar Kronong di Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, mulai digarap. Proyek ini digarap CV Anugrah Purnawira dengan nilai penawaran Rp 704.798.074,54.

Sebelumnya, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo menetapkan pagu anggarannya Rp 850 juta. Dana itu untuk penyelesaian revitalisasi sekaligus membangun kantor UPT Pasar Kronong.

“Memang benar untuk penyelesaian Pasar Kronong kami menganggarkan Rp 850 juta. Tapi, anggaran ini tidak hanya untuk menyelesaikan kekurangan pembangunan. Namun, juga untuk membangun Kantor UPT Pasar,” ujar Kepala DKUPP Kota Probolinggo Gatot Wahyudi.

Penyelesaian revitalisasi Pasar Kronong, masih kurang 20 persen. Kekurangan ini untuk menambah lapak tempat pedagang berjualan. Serta, untuk membangun dinding, lantai, serta kantor UPT Pasar. “Targetnya, dalam 4 bulan bisa selesai pengerjaan Pasar Kronong,” ujarnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejak sepakan lalu terlihat sejumlah pekerja menggarap Pasar Kronong. Kegiatan konstruksi telah dilakukan oleh pekerja. Mereka berusaha menyelesaikan revitalisasi pasar daerah yang dicanangkan sejak lama.

Diketahui, pembangunan pasar ini telah dilakukan sejak 2017. Namun, tidak selesai karena ada persoalan di pihak kontraktor. Saat itu penyelesaian fisik baru mencapai 80 persen. Kemudian, tahun kemarin juga batal dikerjakan karena tidak dianggarkan dalam APBD 2018.

Kemudian, DKUPP menganggarkan melalui P-APBD 2018 sebesar Rp 200 juta. Namun, setelah konsultasi dengan pihak Kejaksaan, disarankan perbaikan Kronong dilanjutkan tahun ini. Sebab, jika dengan anggaran Rp 200 juta dikhawatirkan diduga ada upaya menghindari lelang. (put/fun)