PGRI Tagih Janji Pemkot soal Kenaikan Gaji GTT-PTT

KANIGARAN, Radar Bromo – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Probolinggo menagih janji Pemkot Probolinggo. Yakni, untuk menaikkan gaji Guru Tidak Tetap-Pegawai Tidak Tetap (GTT-PTT) di lingkungan Disdikpora Kota Probolinggo.

Sebab, sejauh ini gaji GTT-PTT meskipun sudah dinaikkan, tapi belum memenuhi upah minimum kota (UMK). “Hari ini kami mengajukan 11 aspirasi kepada Pemkot Probolinggo. Salah satu di antaranya mengenai gaji GTT dan PTT di lingkungan Disdikpora yang belum UMK,” ujar Ketua PGRI Kota Probolinggo Slamet Zainul Arifin.

Senin (9/9), Zainul bersama dua rekannya menemui Asisten Pemerintah Pemkot Probolinggo Gogol Sudjarwo. Zainul mengatakan, pada 2018 dalam aksi PGRI, baik di kantor DPRD dan di kantor Pemkot Probolinggo, ada kesepakatan untuk menaikkan gaji GTT- PTT di lingkungan Disdikpora. Namun, sampai kemarin belum terealisasi. “Memang gaji yang diterima saat ini sudah dinaikkan. Tapi, masih di bawah UMK. Padahal, jam kerja GTT-PTT sama dengan PNS,” ujarnya.

Zainul mengungkapkan, untuk GTT non-K2 saat ini mendapatkan bayaran Rp 1 juta per bulan dan GTT K2 mendapatkan Rp 1,2 juta per bulan. Sedangkan, PTT mendapatkan Rp 1 juta. “Total GTT dan PTT saat ini mencapai 530 orang,” ujarnya.

Selain itu, PGRI juga menyoroti soal merger sejumlah sekolah yang berada dalam satu kawasan. Menurut Zainul, upaya merger ini jangan dilepas begitu saja. “Jika bisa merger di sekolah satu kawasan itu diambil kepala sekolah dari tempat itu. Kepala sekolah lama ini lebih mengenal SDM (Sumber Daya Manusia) dan kondisi di sekolah yang digabung,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintah Pemkot Probolinggo Gogol Sudjarwo menyampaikan terima kasih atas masukan yang disampaikan PGRI. “Masukan ini sangat membantu dalam program pembangunan Kota Probolinggo. Namun, di sini poinnya cukup banyak dan sifatnya teknis sekali,” ujarnya.

Gogol memastikan, masukan ini akan dibahas sebagai masukan dalam program-program pemerintah. Sehingga, tidak dibiarkan begitu saja. “Pemkot perlu masukan seperti ini. Tadi sudah diterima juga oleh Pak Wakil (Wakil Wali Kota),” ujarnya. (put/fun)