Edarkan SS, Pekerja Serabutan asal Kepulungan Ditangkap

PANDAAN, Radar Bromo – Akibat ulahnya, M. Chafidh Sany, 30, kini harus berurusan dengan polisi. Pemuda pekerja serabutan asal Dusun Mbetas, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, tersebut dibekuk Buser Polsek Pandaan pada Minggu (8/9) sekitar pukul 21.30. Dia dibekuk lantaran kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu.

Dari barang bukti yang berhasil didapat polisi, M Chafidh diduga pengedar yang acap kali menjual dengan sistem paket hemat. Sebab, ada lima plastik klip yang turut diamankan, selain SS dengan berat total 1,42 gram. Kemungkinan, serbuk putih itu akan dipecah dan dijual kembali.

“Pelaku adalah pengedar sabu selama setahun terakhir. Penangkapannya dari hasil lidik anggota kami di lapangan. Saat digerebek ia didapati membawa sabu lima plastik paket hemat, totalnya 1,42 gram,” tegas Kapolsek Pandaan AKP Jaka Winarno.

Malam itu juga, sesaat pasca penangkapannya. Pelaku beserta barang buktinya, 1,42 gram sabu, satu buah HP, dan satu buah dompet. Semuanya langsung diamankan di Mapolsek Pandaan.

Sebelum tertangkap, pelaku malam itu berencana transaksi dengan seorang pembeli atau pemakai di Pandaan. “Barang haram tersebut didapatkan pelaku dari rekannya sesama pengedar. Infonya, NR, asal Gempol. Di lapangan sedang kami lidik sekaligus pengejaran,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) UU RI 35/2009 tentang Narkotika. “Ancaman minimalnya empat tahun penjara,” bebernya. (zal/fun)