Ayah-Ibu dan Anak yang jadi Korban Laka Maut Pajarakan Dimakamkan Berdekatan

PAJARAKAN, Radar Bromo – Insiden kecelakaan hingga menyebabkan tiga korban tewas, dalam kecelakaan maut di Pajarakan, langsung dibawa pulang oleh keluarga ke rumah duka, Minggu (8/9). Mereka dibawa pulang sekitar pukul 08.30 dari RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

Kepulangan korban diiringi tangis oleh keluarga mereka. Setiba di rumah duka, di Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, tetangga dan kerabat pun menyambut korban dengan tangisan.

Saat itu juga, ketiga korban langsung dimakamkan. Mereka lebih dulu disalati. Lantas, dimakamkan secara berdekatan di TPU setempat.

RUSAK BERAT: Mobil Toyota Agya yang dikendarai korban. (Istimewa)

Pihak keluarga terlihat shock atas tewasnya Syamsul Arifin, Siti Nurul Istiqomah, dan Malikal Bilqis Sabrina Shaki. Mereka tidak menyangka, keluarga muda itu akan tewas dalam kecelakaan tragis.

Seorang tetangga korban yang enggan disebut namanya mengatakan, Syamsul Arifin dan Siti Nurul Istiqomah bekerja di bank. Setiap minggu, mereka memang pulang ke Besuk.

“Mereka kerja di bank. Setiap minggu memang pulang ke rumahnya,” katanya.

Candra Gunawan, dokter piket di IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan mengatakan, saat tiba di IGD ada tiga korban yang selamat. Mereka yaitu Maman Afandi dan istrinya, Yunifah Dian Anggraini serta Bilqis. Sayang, saat sedang dalam perawatan, Bilqis meninggal.

Dengan demikian, hanya tinggal Maman dan istrinya yang saat ini selamat. Dari observasi dokter, Maman dalam keadaan sehat. Sedangkan istrinya mengalami luka di kepala belakang. Dan saat ini menjalani perawatan di IGD.

“Yang dibawa ke IGD ada tiga orang. Yang pria dalam keadaan sehat. Untuk perempuan dewasa alami luka di bagian belakang kepala dan masih dirawat di IGD. Sementara untuk bayi, meninggal dunia setelah sempat kami beri tindakan medis. Bayi ini mengalami luka di kepala karena benturan,” katanya. (sid/fun)