Sopirnya Mengantuk, Truk Ini Terjun ke Sungai Sedalam 8 Meter di Sumberasih

APES: Truk yang dikemudikan Wenandra, 26, warga Kabupaten Situbondo, terjun ke Sungai Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Minggu (8/9) dini hari. (Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

SUMBERASIH, Radar BromoSebuah truk tronton bermuatan lempengan besi terjun bebas ke Sungai Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Minggu (8/9). Syukur, tak ada koban jiwa dalam kejadian ini. Sopir dan dua kernetnya hanya mengalami luka ringan.

Truk ber-nopol DK 9413 BD itu dikemudikan oleh Wenandra, 26, warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Dia ditemani dua kernetnya. Yakni, Kadiono, 50, warga Desa/Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri dan M. Dani 26, warga Desa Tirtobanangun, Kecamatan Patihan, Kabupaten Nganjuk.

Kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi sekitar pukul 02.30. Lokasinya tak jauh dari Masjid Raudlatul Muttaqin, Desa Banjarsari. Penjaga Masjid Raudlatul Muttaqin, Desa Banjarsari, Hardiono, 39, mengatakan, truk itu melaju dari barat. Kemudian, menabrak tong yang berada di sisi kiri jalan.

Hardiono mengatakan, suaranya tabrakan itu begitu keras. Sehingga, pihaknya langsung menghampiri sumber suara. Ternyata, truk hijau-hitam itu nyungsep ke sungai. “Waktu itu, saya jaga malam. Kemudian mendengar ada suara tong yang tertabrak. Setelah saya datangi, ternyata truk itu tercebur,” ujarnya.

Bagian kepala truk pun berada di dasar sungai sedalam sekitar 8 meter. Dari truk itu, Hardiono mengaku melihat ada tiga orang yang keluar dari bagian kabin truk. Dua di antaranya hanya luka ringan. Mereka terlihat membopong salah seorang rekannya.

Setelah berhasil menyelamatkan diri, ketiga orang yang diketahui sopir dan kernet truk itu diarahkan warga ke Rumah Sakit Tongas. Di sana, mereka mendapatkan  perawatan medis. “Saya tidak tahu, yang cukup parah itu sopirnya atau bukan. Yang jelas, ada tiga orang yang keluar dan naik dari sungai. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Hardiono.

Kemarin, sekitar pukul 06.00, ketiga korban masih berada di Rumah Sakit Tongas. Mereka terlihat tidak mengalami luka serius. Namun, tetap enggan memberikan keterangan kepada awak media. Di sisi lain, truknya berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.00.

Terpisah, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Ipda Rizal mengatakan, truk itu semula melaju dari barat. Diduga sopirnya mengantuk, lajunya oleng ke kiri dan menabrak pagar pembatas jembatan. Kemudian, terjun bebas ke sungai. “Faktor yang menyebabkan laka lantas ini kurang hati-hatinya pengendara truk. Untuk kerugian materi sekitar Rp 5 juta,” ujarnya. (rpd/fun)