Pecundangi Singhasari FC 4-1, Persekabpas Tetap Pimpin Grup G

SELEBRASI: Gaya Achmad Rafi Ardiansyah usai membobol gawang Singhasari FC dalam laga Minggu (8/9) sore di stadion R Soedrasono. Persekabpas menang 4-1. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo РPersekabpas Pasuruan menuntaskan putaran pertama Liga 3 babak penyisihan Jawa Timur Grup G dengan sempurna. Hasil manis itu diraih setelah menghempaskan tim tamu, Singhasari FC di Stadion R. Soedrasono Pogar, Kecamatan Bangil.

Laga yang disaksikan ribuan suporter tersebut, disudahi dengan skor mentereng, 4-1. Gol-gol tersebut dicetak oleh Pa’at pada babak pertama. Di babak kedua, dicetak Alvin, Achmad Rafi Ardiansyah, dan Moh. Hanafi Azizi Hidayatullah.

Hasil ini pun mengantarkan Persekabpas di klasemen puncak sementara. Persekabpas juga tak pernah kalah dalam empat laga beruntun. Karena sebelumnya, Persekabpas berhasil menenggelamkan Asifa Indonesia dengan skor telak, 7-0.

Selanjutnya, tim sedaerah yakni Persekap yang menjadi korban dengan skor tipis, 1-0. Serta Banyuwangi Putra yang dihajar dengan skor 3-1 saat bermain tandang. Rentetan kemenangan tersebut, membuat tim besutan Moch Fakhrudin bertahan untuk memimpin klasemen Grup G.

Melawan Singhasari FC, pasukan Sakera bermain garang. Mereka tampil dominan dengan banyak melakukan penguasaan bola di daerah pertahanan lawan.

Namun, upaya untuk mencetak gol tak mudah. Meski sudah membombardir pertahanan Singhasari FC, tak serta merta penjaga gawang tim Malang, Agung Budi Eko Prasetyo itu mudah ditaklukkan. Beberapa sadukan Ricko Hardiansyah Cs mampu dimentahkan.

SENANG: Achmad Rafi Ardiansyah dipeluk rekan setimnya usai membobol gawang Singhasari FC. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Perjuangan The Lassak akhirnya membuahkan hasil di menit ke 44. Umpan silang Dede Jossy Bastian, disambut baik oleh Pa’at yang berada di depan gawang. Sadukan terarahnya, tak mampu dihalau penjaga gawang Singhasari FC, Agung Budi.

Gol pun tercipta membuat skor berubah 1-0 untuk keunggulan Persekabpas. Gol itu pun sekaligus menutup jalannya laga di babak pertama.

Usai turun minum, arek-arek Sakera mencoba tampil lebih beringas. Hasilnya, tercipta gol di menit ke 65. Memperoleh umpan silang dari sisi kanan pertahanan lawan, Alvin menanduk ke belakang bola yang mengarah kepadanya.

Tandukannya tak mampu dibaca penjaga gawang lawan. Lagi-lagi, Agung Budi dipaksa memungut bola yang masuk ke gawangnya. Skor kembali berubah, 2-0 untuk Persekabpas.

Unggul dua gol, tak mengendurkan semangat juang The Lassak. Terbukti, di menit 71 pasukan Sakera kembali menyarangkan bola ke gawang lawan. Kali ini, gol dicetak melalui pemain pengganti Achmad Rafi Ardiansyah.

Papan skor kembali berganti, 3-0 untuk keunggulan Persekabpas. Laga mungkin berakhir dengan hanya skor 3-0 karena tempo permain sedikit mengendur.

Namun, tidak demikian kenyataannya. Karena di menit ke 85, gawang Singhasari FC kembali kebobolan. Kali ini melalui Moh. Hunaifi Azizi Hidayatullah.

Pemain bernomor punggung 18 itu, berhasil mencetak gol cantik setelah penjaga gawang Singhasari sedikit keluar dari gawang. Azizi yang mendapatkan bola, melesatkan tendangan ke belakang.

Bola melambung di atas penjaga gawang dan tak mampu dibendung. Skor berubah 4-0 untuk Persekabpas. Gol itu sepertinya akan menjadi penutup jalannya laga.

Namun, kesalahan kiper Persekabpas Pasuruan M. Rizky Ade, mengubah semuanya. Rizky Ade yang terlalu banyak memainkan bola, akhirnya berbuah pelanggaran saat bola akan direbut pemain lawan.

Wasit pun memberikan tendangan bebas di dekat garis daerah terlarang. Tendangan bebas itu tak disia-siakan Daffa Lentera. Tendangan kerasnya, tak mampu dihalau Rizky Ade. Gol tercipta. Skor berubah 4-1 masih untuk keunggulan Persekabpas.

Gol yang dicetak Daffa di menit 90 itu, sekaligus menutup jalannya laga. Hasil ini membuat Pelatih Persekabpas Pasuruan Moch. Fakhrudin cukup puas.

Meski ada kesalahan ataupun gol yang seharusnya tidak terjadi. “Anak-anak bermain bagus dan sesuai dengan instruksi. Memang ada beberapa kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan. Dan itu akan kami evaluasi,” sampainya.

Sementara itu, Pelatih Singhasari FC Eko Iswandi mengatakan, timnya bermain bagus dan kompak di babak pertama. Hanya saja, stamina dan daya tahan mereka kendor di babak ke dua.

“Para pemain juga kurang konsentrasi. Jadi, ada beberapa hal yang akan kami benahi,” pungkasnya. (one/fun)