Laga Terakhir, Persipro 54 Ditaklukkan PSIL Lumajang

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Laga terakhir Persipro 54 di putaran pertama Jawa Timur Grup E berujung kekalahan. Tim berjuluk Laskar Minak Jinggo itu, ditaklukkan PSIL Lumajang dengan skor 1-2 sampai menit terakhir.

Dalam laga tandang di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang, Minggu (8/9) sore, Persipro 54 dipaksa mengakui keunggulan lawan. Hingga menit terakhir skor 1-2.

Asisten Pelatih Persipro 54 Soeharjono menyebut, pada awal pertandingan, Persipro 54 kebobolan lebih dahulu. Melalui sepakan pemain PSIL, Okta Dwi Kurniawan di menit ke 6, skor berubah menjadi 0-1.

Kebobolan di menit awal itu membuat para pemain sedikit down. Beruntung di menit-menit selanjutnya, permainan skuad Minak Jinggo ini mulai membaik.

Sayangnya, sejumlah percobaan yang dilakukan tak membuahkan hasil. Hingga turun minum skor tak berubah yakni 0-1 untuk keunggulan PSIL.

Pada laga ke dua, kedua tim bermain penuh semangat. Terbukti pada laga itu wasit Ipung Tri Cahyono harus mengeluarkan kartu kuning sebanyak tujuh kali. Tiga untuk PSIL dan empat kartu untuk Persipro 54.

Dalam pertandingan babak ke dua, bergulirnya bola semakin cepat, bahkan tak jarang pemain memainkan umpan lambung mengarah langsung ke gawang. Laga yang mulai memanas membuat pemain bersemangat. Bahkan, pemain Persipro dilanggar di kotak penalti. Alhasil, wasit menunjuk titik putih atau tendangan pelanti.

Puguh Wijaya, kapten Persipro 54 menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti di menit ke 60. “Saat itu tim sama-sama ngotot, sebab kedudukan imbang,” bebernya.

Sayangnya, selang 6 menit, giliran PSIL yang mendapatkan tandangan penalti lantaran pemainnya dilanggar. Tendangan penalti di menit ke 66 itu tidak disia-siakan.

Melalui tendangan Kurnia Haris Rizaldi dari PSIL. Kedudukan berbalik. Skor berubah 1-2 untuk PSIL. Hingga peluit panjang dibunyikan skor tidak berubah.

“Kita kalah 2-1 dari PSIL. Bahkan, saat ini Muh Ferri Ardianto sedang dirawat di rumah sakit. Sebab, tulang rusuknya terkena dengkul lawan. Beruntung dari hasil pemeriksaan medis, tulang rusuknya tidak apa-apa,” pungkas pria yang akrab disapa Pak Har. (rpd/fun)