Hari Ini STMIK–STIE Yadika Bangil Gelar Wisuda ke-17

KKN INTERNASIONAL: Mahasiswa STMIK – STIE Yadika Bangil foto bersama saat KKN Internasional bersama 54 mahasiswa luar negeri dari 4 Perguruan Tinggi Malaysia di Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Istimewa)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Hari ini (7/9) STMIK-STIE Yadika Bangil kembali menggelar wisuda Strata I dan Diploma 3 ke-17 di Auditorium Yadika Bangil. Sebanyak 145 wisudawan dikukuhkan dari 4 program studi, meliputi 9 wisudawan D3 Manajemen Informatika, 81 wisudawan S1 Teknik Informatika, 28 wisudawan S1 Manajemen dan 27 Wisudawan S1 Akuntansi.

“Dunia kerja saat ini, membutuhkan sarjana yang tidak hanya menguasai bidang ilmunya saja. Melainkan juga membutuhkan sarjana yang berkarakter dan terampil dalam hidup bermasyarakat, jujur, toleran serta peduli kepada sesama. Karena sarjana yang berkarakter mampu bekerjasama dalam tim, berkomunikasi dengan baik, cakap dalam memimpin dan mampu memotivasi dirinya sendiri serta dapat mengendalikan emosi,” ungkap Erri Wahyu Puspitarini selaku Ketua STMIK Yadika Bangil.

Erri yakin bahwa wisudawan yang dihasilkan oleh STMIK-STIE Yadika Bangil adalah SDM Unggul yang siap menghadapi era revolusi industri 4.0. Pola pembelajaran yang diberikan selama masa studi di STMIK-STIE Yadika Bangil, dikembangkan sesuai dengan kebutuhan generasi milenial. Seperti e-learning, ekonomi kreatif, study ekskursi, startup dan pembelajaran yang menyenangkan.

Dosen pengajarnya pun dituntut untuk terus meningkatkan kualifikasi akademiknya sehingga bisa menjadi dosen yang profesional. Saat ini, 80 persen dosen sudah memiliki kepangkatan jabatan fungsional akademik. STMIK-STIE Yadika Bangil juga mendorong para dosen untuk studi lanjut ke jenjang doktor.

Tahun ini ada dosen yang melanjutkan doktoral baik di Perguruan Tinggi Dalam Negeri maupun Luar Negeri. Hal ini dimaksudkan agar kualitas dosen di STMIK-STIE Yadika Bangil dapat berkembang meningkat dan bisa masuk di tingkat Internasional. Jelas Erri

Ini sudah diawali dari program KKN Internasional tahun kemarin bersama 54 mahasiswa luar negeri dari 4 Perguruan Tinggi Malaysia. Dimana mahasiswanya berasal dari keturunan Tionghoa, India, Melayu, Yaman, Arab Saudi, dan Syria. “Lokasi KKN Internasional di Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan,” tambah Erri

STMIK-STIE Yadika Bangil juga terus ber ikhtiar menjalin kerjasama kemitraan yang saling menguntungkan dengan pemangku kepentingan, diantaranya dengan Pemerintahan, mulai dari Pemerintah Desa hingga Pemerintahan tingkat Provinsi. Kerjasama juga dilakukan dengan beberapa asosiasi perguruan tinggi sampai ke tingkat pusat. “Bulan April lalu, kami melakukan kerjasama dengan penyelenggara Pemilu tingkat Kabupaten dan Kota Pasuruan dalam rangka ikut menyukseskan Pemilu 2019 kemarin” papar Erri.

Tahun ini juga ada mahasiswa disabilitas yang ikut di wisuda. Sehingga wisuda tahun ini juga terasa sangat special. “STMIK – STIE Yadika Bangil juga mendapat penghargaan karena menerima mahasiswa disabilitas dan lulusan disabilitas tahun lalu juga ada yang diterima menjadi PNS di kota Batu,” pungkas Erri. (mut/fun)