9 Bidang di Desa Parerejo Diajukan untuk Proses Tukar Guling TKD Pengganti Tol Mapan

PURWODADI, Radar Bromo – Ruas jalan tol Malang–Pandaan di wilayah Kabupaten Pasuruan memang sudah tuntas dibangun. Bahkan juga sudah operasional. Tapi untuk proses pembebasan lahannya belum tuntas 100 persen. Diantaranya Tanah Kas Desa (TKD) yang tersebar di beberapa desa, di Kecamatan Sukorejo, Purwosari dan Purwodadi.

Dari beberapa desa tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini tengah fokus pada proses tukar guling di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi. Disana, Kementerian PUPR bahkan telah mengajukan rekomendasi ke Bupati Pasuruan.

“Pekan depan giliran Desa Parerejo di Purwodadi. Pengukuran peta bidangnya sudah selesai, dan harus dilanjutkan pengajuan rekomendasi ke Bupati Pasuruan. Jumlahnya ada 9 bidang, dengan luas 31.522 meter persegi,” Chusnul Anam, terang staf bantuan teknis dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementrian PUPR.

Apabila rekomendasi dari Bupati Pasuruan turun untuk Desa Parerejo, maka dilanjutkan dengan pengajuan rekomendasi ke Gubernur Jatim. Baru setelah itu dananya bisa dicairkan untuk membayar tanah pengganti TKD, yang terkena pembangunan ruas jalan tol mapan imbuhnya.

“Proses dan tahapannya memang seperti ini yang harus di tempuh. Butuh waktu, dan tidak bisa secepat kilat,” ungkapnya.

Secara global, kata Chusnul Anam, untuk tukar guling TKD di wilayah Kabupaten Pasuruan imbas dari adanya pembangunan ruas jalan tol mapan, baru empat desa dari total sembilan desa. Sisanya masih belum dan dalam proses.

“Untuk penyelesaian administrasi dan pencairan dana pengganti TKD, ditempuh melalui proses tukar guling. Kami tetap targetkan akhir tahun ini harus selesai. Diupayakan tak sampai molor hingga tahun depan,” ucapnya. (zal/fun)