Persembunyian Begal di Plososari Digerebek, Hanya Amankan 14 Motor

HASIL KEJAHATAN: Sejumlah motor hasil kejahatan yang diamankan polisi di wilayah Plososari Grati. Ada 14 motor yang diamankan. Dalam penggerebekan itu, polisi juga menemukan sajam dan beberapa bondet. (M. Busthomi/ Radar Bromo)

Related Post

GRATI, Radar Bromo – Sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian komplotan pelaku begal, digerebek oleh tim gabungan kepolisian. Lokasinya di Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Sayangnya, tak satu pun pelaku berhasil diamankan.

Di tempat ini, polisi hanya menemukan 14 unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan. Juga ada belasan bondet dan dua senjata tajam yang diduga senjata para pelaku saat beraksi.

Penggerebekan sendiri dilakukan Kamis (5/9) pagi dengan melibatkan petugas gabungan. Selain Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota, juga anggota Polsek Grati dan Polsek Rungkut Surabaya.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso menguraikan, sebelumnya ada informasi terkait pencurian motor di wilayah Polrestabes Surabaya. Dari hasil penyelidikan, diduga kuat pelakunya merupakan komplotan begal asal Plososari.

Petugas, menurutnya, langsung mengejar pelaku. Hingga akhirnya mengarah ke sebuah rumah di Desa Plososari.

“Kami bergerak mengejar pelaku. Ada salah satu rumah di Dusun Sumbersuko, Desa Plososari yang kami geledah. Namun, pelaku sudah kabur,” kata Slamet.

Di rumah tersebut, polisi hanya menemukan dua buah senjata tajam berupa celurit dan parang. Selain itu, juga ditemukan sebuah tas selempang yang berisi tiga bondet berukuran sedang. Lalu, sembilan bondet berukuran kecil disertai ketapel.

“Kemungkinan benda-benda itu yang digunakan para pelaku untuk mengancam korbannya saat beraksi,” ungkap Slamet.

Polisi juga menyisir kawasan tersebut. Hingga kemudian ditemukan beberapa motor yang ditutupi semak-semak dan rumput. Tepatnya di sebuah kebun yang lokasinya di belakang rumah yang digeledah.

“Dugaan kami semakin kuat bahwa di sanalah persembunyian pelaku. Sekaligus dijadikan tempat menyimpan motor hasil kejahatan,” ujarnya.

Jumlah motor yang diamankan sebanyak 14 unit. Belasan motor itu lalu diangkut ke mobil pikap dan dibawa ke Mapolres.

Jenis motor yang diamankan beragam. Paling banyak ialah Honda Vario sebanyak 4 unit, Honda Mega Pro berjumlah 2 unit, dan Honda Beat, Scoopy, CBR, Supra, serta Kawasaki Ninja, KLX, Suzuki Shogun, dan Yamaha Jupiter.

“Salah satu dari motor itu ada barang bukti pencurian di wilayah Polrestabes,” bebernya.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno menerangkan, pihaknya akan segera mengidentifikasi belasan motor itu. “Identitasnya juga akan kami ekspos agar diketahui masyarakat luas. Harapannya agar masyarakat yang merasa kehilangan atau pernah jadi korban bisa mendatangi Polres. Tentunya, motor yang kami amankan ini akan dikembalikan ke pemiliknya,” tandas Agus. (tom/hn)