Konsumsi Ikan di Kota Probolinggo Masih di Bawah Nasional

KANIGARAN, Radar Bromo – Minimnya olahan kreatif produk perikanan diduga menjadi salah satu penyebab minimnya konsumsi ikan di Kota Probolinggo. Konsumsi ikan Kota Probolinggo tahun 2018 bahkan di bawah konsumsi ikan secara nasional.

Berdasarkan data dari Dinas Perikanan Kota Probolinggo, konsumsi ikan Kota Probolinggo mencapai 36,25 kg per kapita pada 2018. Sedangkan konsumsi ikan nasional mencapai 45 kg per kapita.

Padahal, produksi ikan di Kota Probolinggo cukup tinggi. Terutama hasil perikanan tangkap. Setiap tahun, tangkapan ikan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan bisa mencapai 16 ribu ton ikan setiap tahun.

“Angka konsumsi ikan di Kota Probolinggo 36,25 kg per kapita pada tahun 2018. Masih di bawah nasional yang mencapai 45 kg per kapita,” ujar Sudiman, kepala Dinas Pertanian Kota Probolinggo.

Masih minimnya konsumsi ikan di Kota Probolinggo tidak lepas karena cara pengolahan ikan yang sederhana. Ikan hanya digoreng, diasap, dan dipepes. Sementara jenis olahan lain yang lebih kreatif, masih minim.

“Padahal, jika pengolahan ikan dilakukan dengan lebih variatif, konsumsi ikan bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Menurut Sudiman, ikan merupakan sumber protein hewani yang bisa dikonsumsi semua umur. Termasuk dikonsumsi anak-anak.

“Ikan juga sangat baik. Terutama untuk masa seribu hari pertama anak-anak. Ikan gizinya sangat tinggi untuk mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya. (put/hn)