Maksimal Bisa Terbentuk Tujuh Fraksi di DPRD Kota Pasuruan

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – DPRD Kota Pasuruan yang baru dilantik Jumat (30/8) lalu belum terbagi dalam fraksi-fraksi. Sebab tak semua partai politik yang berhasil mendudukkan kadernya di kursi dewan berhak membentuk fraksi. Melainkan harus membangun koalisi lebih dulu.

Nah, peta koalisi itu sendiri sejatinya sudah mulai tertata. Meski secara resmi, belum dibentuk. Setidaknya dari sembilan partai politik yang memiliki anggota dewan, berpotensi terbagi dalam enam hingga tujuh fraksi.

SUDAH DILANTIK: Suasana pelantikan dewan terpilih di gedung DPRD Kota Pasuruan, Jumat (30/8) lalu. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Hal itu disampaikan Ketua Sementara DPRD Kota Pasuruan, Ismail Marzuki Hasan, beberapa waktu lalu. Menurutnya, enam hingga tujuh fraksi yang berpotensi terbentuk bukan tanpa alasan. Akan tetapi juga mengacu pada syarat pembentukan fraksi yakni memiliki minimal tiga anggota.

Politisi PKB itu juga membeberkan beberapa partai politik yang bisa membangun fraksi sendiri. “Ya bisa enam, bisa tujuh. Yang jelas yang bisa membentuk fraksi sendiri itu PKB, Partai Golkar, Partai Hanura, PKS, dan Partai Gerindra. Karena sudah memenuhi batas minimal tiga anggota itu,” ujarnya.

Selain beberapa partai itu, masih ada empat partai lain yang mau tak mau harus berkoalisi guna membentuk fraksi. Yakni PDIP dan PAN yang sama-sama memiliki dua anggota. Serta PPP dan Partai Nasdem, masing-masing punya satu anggota.

“Empat partai itu (kalau digabung) kan jumlahnya enam (anggota). Kalau membangun koalisi fraksi bisa jadi dua fraksi. Atau bergabung semua. Jadi memungkinkan enam hingga tujuh fraksi,” urainya.

Sementara, sikap PKB sendiri terkait pembentukan fraksi itu, kata Ismail, juga masih terbuka. Sekalipun menjadi partai pemenang pemilu, PKB tak menutup diri bagi partai lain untuk turut berkoalisi dalam pembentukan fraksi.

“Aturannya masih boleh, misalkan empat partai yang ada saat ini membentuk satu fraksi. PKB mau dimasuki pun silahkan, boleh. Kami tetap buka pintu siapa yang mau gabung, monggo,” jelasnya.

Disisi lain, anggota dewan dari PDI Perjuangan, Muhammad Arief mengaku belum bisa menyampaikan rencana partainya terkait pembentukan fraksi. Pria yang juga bendahara DPC PDIP Kota Pasuruan itu menyebut hal itu masih diproses di internal partai.”Keputusannya belum, kan ini masih di proses,” akunya.

Perlu diketahui, jumlah fraksi DPRD Kota Pasuruan periode sebelumnya ada enam. Tiga partai pemenang yakni PKB, Partai Golkar dan PDIP membentuk fraksi sendiri. Begitu pun dengan PKS yang memiliki tiga anggota dewan.

Sedangkan PPP, Partai Hanura, dan Partai Nasdem yang anggotanya minim membangun fraksi gabungan. Yakni fraksi GPHN (Gerakan Persatuan Hati Nurani). Demikian pula dengan PAN dan Partai Gerindra yang bergabung dalam fraksi AIR (Amanat Indonesia Raya). (tom/fun)