Kalahkan Banyuwangi Putra 3-1, Persekabpas Jaga Posisi Puncak

PASURUAN, Radar Bromo – Persekabpas menuai hasil memuaskan saat melakoni laga tandang melawan Banyuwangi Putra Fc, Sabtu (31/8). Mereka berhasil mencuri poin penuh.

Pertandingan yang digelar di Stadion Diponegoro Banyuwangi itu sempat molor dari jadwal. Mestinya wasit Zainal Abidin meniupkan peluit kick off pukul 15.15. Akan tetapi baru pada pukul 15.45, pertandingan dimulai.

Pemicunya ialah ketidaksiapan panitia pelaksana. Aparat keamanan belum tiba di lapangan hingga jadwal terlampaui. Hal itu menjadi sorotan Pelatih Persekabpas M Fakhrudin.

“Kami menyayangkan ketidaksiapan tim panpel, karena pihak keamanannya terlambat. Semestinya kick off pukul 15.15, tapi pihak keamanan baru datang pukul 15.45,” ungkapnya.

Secara tidak langsung, keterlambatan kick off itu juga berpengaruh pada timnya secara keseluruhan. Ia menegaskan, para pemainnya sudah siap sepenuhnya menyambut laga tandang.

“Ini cukup merugikan tim kami karena mengganggu konsentrasi pemain,” ujarnya.

Disamping itu, pola permainan tim tuan rumah juga dinilai banyak mempengaruhi kondisi tim Persekabpas. Karenanya, Rico Hardiansyah harus bekerja ekstra guna mempercepat adaptasi bertanding.

“Pertandingan sangat keras. Bahkan cenderung kasar permainan dari tuan rumah,” katanya.

Itu pula yang disebut Fakhrudin menjadi salah satu kendala timnya dalam menghasilkan gol di babak pertama. Ia mengakui, usaha anak asuhnya sudah maksimal. Akan tetapi keberuntungan belum berpihak.

“Sebenarnya banyak peluang yang sudah didapat anak-anak. Tapi mereka belum terbiasa dengan permainan kasar. Belum rezekinya,” tambahnya.

Baru setelah turun minum, para pemain Persekabpas mulai terpacu menata strategi penyerangan. Langkah pelatih merotasi pemain tengah Nofi Atmaja digantikan Achmad Rafi di menit ke-50, tak sia-sia.

Terbukti berselang lima menit setelah memasuki lapangan, pemain nomor punggung 15 itu mampu mengubah kedudukan menjadi 1-0. Dia pula yang memperlebar skor menjadi 2-0 di menit ke 64. Sedangkan sang kapten Rico Hardiansyah menambah gol ketiga di menit ke 65.

Alhamdulillah babak kedua semua sudah teratasi. Anak-anak mampu beradaptasi dengan baik,” paparnya.

Tertinggal tiga gol membuat asa tim tuan rumah kandas. Beberapa kali mereka mencoba menembus lini pertahanan tim tamu. Namun sejumlah peluang belum bisa dikonversi menjadi gol. Baru di menit ke 74, pemain belakang Banyuwangi Putra FC, Aldi Santoso menyumbang gol untuk timnya.

Dengan meraih 3 poin, Persekabpas kini masih menghuni peringkat pertama di klasemen sementara Grup G. Dari total 3 pertandingan (1 home dan 2 away), semuanya diraih dengan kemenangan. Total nilai yang dikumpulkan Laskar Sakera, 9 poin. (tom/hn)