Bakal Cairkan Rp 61,7 M untuk 92.111 KPM Tahap 4 di Kab Pasuruan

SOSIALISASI: Agenda Family Development System (FDS) di Kecamatan Kraton beberapa waktu lalu untuk pemberian materi keluarga kepada penerima PKH. (PKH Kabupaten for Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Menjelang pancairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ke empat Oktober mendatang, tercatat ada 92.111 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pasuruan yang terdata. Dari jumlah tersebut, besaran pencairan di tahap ke empat mencapai Rp 61,705 miliar.

Hadi Prayitno, koordinator PKH Kabupaten Pasuruan mengatakan, pihaknya telah melalui tahap verfikasi sejak Juli lalu. Penerima tahap ke empat ini memang turun. Dari yang tahap ke tiga lalu 93.788 KPM, saat ini turun menjadi 92.111 KPM.

“Penurunan jumlah KPM ini sudah lumrah. Setelah dari pendamping PKH melakukan verifikasi, ada KPM yang tidak lagi memiliki komponen. Sehingga, tidak mendapatkan dana PKH di tahap ke empat mendatang,” terangnya.

Menurutnya, penerimah PKH yang dicoret karena sejumlah faktor. Selain karena ada yang mengundurkan diri, juga ada yang komponennya sudah tidak ada. Seperti lansia yang meninggal ataupun anak yang sudah lulus sekolah. Sehingga, dengan menurunnya jumlah KPM, juga menurunkan jumlah dana pencairan dan tahap ke empat mendatang.

Hadi mengatakan, pencairan dana ke empat ini sebesar Rp 61,705 miliar. Jumlah ini memang sedikit menurun dari dana yang turun di tahap ke tiga lalu sebesar Rp 62,2 miliar.

Tercatat pencairan mengikuti komponen penerima misal untuk ibu hamil bantuan komponen sebesar Rp 2,4 juta, Anak usia 0-6 tahun sebesar Rp 2,4 juta. SD Rp 900 ribu, SMP Rp 1,5 juta, SMA Rp 2 juta. Disabilitas berat Rp 2,4 juta dan lansia 60 tahun ke atas Rp 2,4 juta. Dari komponen tersebut di atas dibagi menjadi 4 dan dicairkan dalam 4 tahap dalam setahun.

“Namun, jika di tahap ke empat ada anak yang lulus atau lansia yang meninggal, maka dananya tidak diberikan pada tahap ke empat. Sehingga, memang ada penurunan jumlah dana yang turun di Kabupaten Pasuruan,” terangnya. (eka/mie)