Preview Persekabpas v Persekap: Berebut Takhta Grup G

TAJAM: Ketajaman Striker Persekabpas Ricko Hardiansyah yang telah mencetak 4 gol, diandalkan untuk membongkar pertahanan Persekap. Sementara peran pemain senior Khoirul Anwar diandalkan Persekap untuk memenangi duel lini tengah. (Foto-foto: Mokhamad Zubaidillah)

Related Post

BANGIL, Radar BromoDerby Pasuruan di Liga 3 Zona Jawa Timur putaran pertama terasa spesial. Sebab, laga yang digelar di Stadion R Soedrasono, Pogar, Bangil, Minggu sore (24/8, kick off pukul 15.15) tak sekadar menentukan siapa tim terbaik di Pasuruan Raya. Tapi, juga menentukan tim yang bertengger di pemuncak klasemen sementara grup G.

Sementara ini, Persekap masih nyaman di puncak klasemen sementara dengan meraih 4 poin. Sementara Persekabpas nangkring di peringkat tiga dengan meraih 3 poin. Hanya saja, The Lassak –julukan Persekabpas- memiliki tabungan satu laga lebih banyak.

Bertindak sebagai tuan rumah, The Lassak tentu saja memburu kemenangan. Pelatih Persekabpas Fakhruddin menyebut, timnya kini dalam konfidensi tinggi usai menang besar di laga perdana dan memetik sejumlah kemenangan di laga uji coba.

Pelatih yang saat bermain dulu terkenal dengan selebrasi goyang gergajinya itu, juga mengaku telah membenahi taktik sebelum duel melawan saudara tuanya. Dalam latihan terakhir yang digelar sebelum laga Sabtu (24/8), para pemain juga dipastikan dalam kondisi fit. “Terakhir latihan tidak begitu berat porsi yang diberikan,” katanya.

Dia juga mengaku jika persiapan yang dilakukan selama ini tak jauh berbeda dengan laga-laga sebelumnya. Tetapi, Fakhruddin mencoba untuk bereksperiman pada lini depan. Tidak menutup kemungkinan ia akan mengutak-atik pemain yang bertugas mendobrak pertahanan lawan.

“Sehingga, tidak hanya mendominasi pertandingan, tapi juga mendulang hasil yang memuaskan. Karena target kami di setiap pertandingan bisa mengumpulkan poin penuh,” paparnya.

Meski begitu, lanjut Fakhruddin, bukan berarti timnya harus meremehkan tim tamu. Dirinya pun mengakui kekuatan Persekap yang tak boleh dipandang sebelah mata. Selain memimpin klasemen sementara, Persekap juga baru saja mendulang kemenangan besar saat menjamu Asifa FC di Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan.

“Dan mereka (Persekap) pernah mencuri poin di luar (saat menahan Banyuwangi Putra dengan skor 1-1). Jadi, kami minta para pemain tetap tenang dalam bermain dan fokus tiga poin,” ujarnya.

Sementara itu, konfidensi tinggi juga menyelimuti para penggawa Persekap. Maklum saja, mereka datang ke Stadion R Soedrasono dengan status penghuni puncak klasemen sementara grup G.

Tactician –pelatih- Persekap Aris Budi Prasetyo menjelaskan, selama ini pihaknya telah memetakan kekuatan Persekabpas. Ia telah mengamati permainan The Lassak saat melawan Asifa maupun saat uji coba lawan PSIL Lumajang.

Aris meminta anak asuhnya meminimalisasi pelanggaran di sekitar kotak penalti sendiri. “Sebab, tuan rumah punya eksekusi bola-bola mati yang bagus, ini perlu diwaspadai,” ungkap dia.

Ya, untuk urusan eksekusi bola mati, Persekabpas selama ini mengandalkan striker andalannya, Ricko Hardiansyah. Penggawa bernomor punggung 9 itu kerap mencetak gol dari skema bola mati.

Pertandingan sore nanti pun bakal jadi adu ketajaman bagi Ricko dan striker Persekap, Andika Ramadani. Mereka sama-sama nangkring di peringkat atas sebagai top scorer sementara. Mereka, sama-sama telah mencetak 4 gol!

Dalam latihan terakhir, Aris lebih banyak menekankan materi ball position. Sebelumnya, Bayu Handika cs lebih banyak diasupi materi defens dalam dua pekan terakhir. Dengan begitu, lini pertahanan timnya bakal lebih kokoh.

“Yang penting dislipin dalam bertahan dulu. Kita andalkan counter attackcounter attack saja. Baru kalau ada peluang, dimaksimalkan dalam penyerangan. Kami harap bisa curi poin, minimal draw,” imbuhnya.

Eks pemain Arema FC itu juga memastikan tidak ada skema yang berubah di tubuh timnya. Meski keinginan itu sebelumnya sempat ada. “Sempat ada rencana untuk mengubah skema, tapi tidak jalan. Makanya tetap seperti sebelumnya,” jelasnya. (tom/mie)