Ciduk 5 PSK di Timur Kab Pasuruan, Satu Terinfeksi HIV

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Satu dari lima PSK yang dirazia di wilayah timur Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/8), positif terinfeksi HIV. Ini, diketahui setelah dilakukan tes kesehatan dan HIV pada lima PSK itu.

Wahyu Widodo, kasi Pelayanan Rehabilitasi Sosial di Dinsos Kabupaten Pasuruan mengatakan, petugas Satpol PP setempat menyerahkan lima PSK itu ke Rumah Singgah Bina Hati milik Dinsos. Mereka lantas di-assessment. Mulai pendataan sampai pendekatan psikologi.

“Selain itu, juga kita lakukan tes kesehatan dan HIV. Dari hasil tes ada satu PSK yang mengidap HIV dan empatnya negatif,” terangnya.

Lima PSK itu diketahui dari luar Kabupaten Pasuruan. Tiga di antaranya sudah diantar ke Dinsos Kabupaten Probolinggo dengan diketahui kepala desa/kelurahan dan keluarga.

Wahyu mengatakan, pemulangan PSK ini memang wajib diketahui keluarga dan pemerintah desa/kelurahan asal PSK tersebut. Karena itu, keluarga dan pemerintahan desa/kelurahan dilibatkan.

“Ini agar ada pembinaan dan pemantauan, tidak hanya dilakukan keluarga. Tapi juga dilakukan desa setempat. Harapannya, PSK tidak kembali ke pekerjaan lama,” terangnya.

Adapun status PSK yang dirazia di Grati dan Nguling itu, rata-rata berstatus janda dan sudah berkeluarga. Namun, biasanya keluarga hanya mengetahui mereka bekerja sebagai penjaga toko atau yang lain.

“Ada juga yang masih berkeluarga, namun suami tidak bekerja. Sehingga, memilih menjadi PSK agar ada penghasilan,” terangnya.

Sedangkan dua PSK lainnya berasal dari Bangkalan, Madura dan Banyuwangi. PSK dari Bangkalan, rencananya akan dipulangkan Senin (26/8). Sementara yang dari Banyuwangi, dipulangkan Selasa (27/8). (eka/hn)