Bus Jamaah Ziarah Wali Disasak Truk di Rejoso

PANDAAN, Radar Bromo – Rencana Suko, warga Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, pulang tertunda. Ia mengalami kecelakaan karambol di Jalan Raya Rejoso, Sabtu (24/8) sekitar pukul 09.00.

Pagi itu, Suko yang baru saja mengantarkan pasir ke Sidoarjo hendak pulang. Mengendarai dump truck nopol S 8826 NE, sekitar pukul 03.00, Suko melaju dari barat dengan kecepatan tinggi.

Sesampai di Jalan Raya Rejoso, di Desa Sambirejo, Suko tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Ia menabrak truk boks bermuatan air dalam kemasan. Truk boks itu dikemudikan Mukhammad Bening Putro, 25, warga Kelurahan Petamanan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Akibatnya, truk boks oleng ke kiri dan tertabrak bus pariwisata bernopol R 1700 GE. Bus itu dikemudikan Ramelan, 38, warga Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Bus pariwisata ini membawa 40 penumpang asal Kecamatan Lekok untuk berziarah ke makam Wali Sanga.

Tak berhenti di situ, dump truck yang oleng usai menabrak truk boks masih terus melaju. Truk ini lantas menabrak tiga mobil yang sedang parkir. Tiga mobil itu sama-sama Isuzu Sraga. Masing-masing bernopol N 9603 WE, N 9007 NJ, dan N 8412 RG. Mobil ini milik diler Isuzu di selatan jalan. Laju dump truck ini baru terhenti usai menabrak pagar milik diler Isuzu.

Akibatnya, Bening Putro luka robek pada pipi kiri dan leher kiri. Penumpangnya, Muhammad Irfan, warga Desa/Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, patah kaki kanan, luka robek paha kaki kiri, dan patah tulang betis kiri. Puluhan penumpang bus pariwisata pun dialihkan ke bus lain.

Kaca depan dan kabin depan dump truck itu pun hancur dengan kerugian sekitar Rp 1 juta. Begitu juga dengan truk boks yang disasaknya. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 1,2 juta. Sedangkan, bus pariwisata itu kaca depannya dan lampu depan sisi kanan pecah. Kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 5 juta.

Sementara, tiga Isuzu Sraga mengalami rusak pada lampu depan sebelah kanan. Body depan penyok. Kerugian diperkirakan antara Rp 3 juta sampai Rp 5 juta.

Kanit Laka Satlantas Polresta Pasuruan Iptu Ahmad Jayadi mengatakan, penyebab kecelakaan ini diduga berasal dari pengemudi dump truck. “Pengakuannya, ia mengantuk. Sehingga, tidak bisa menjaga jarak dengan kendaraan di depannya. Sehingga, memicu terjadinya laka karambol,” ujarnya. (riz/rud)