DPRD Kab Pasuruan Bisa Terbentuk Tujuh Fraksi

PIMPINAN DEWAN SEMENTARA: Sudiono Fauzan dan Joko Cahyono yang mewakili pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan periode 2014-2019 saat menyerahkan palu pimpinan kepada pimpinan sementara (Ketua Sementara Abdul Rouf dan wakil ketua sementara Andri Wahyudi), usai pelantikan Rabu (21/8) lalu. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Usai dilantik Rabu (21/8) lalu, sampai Jumat (23/8), belum seluruh fraksi terbentuk. Namun, peta koalisi fraksi di parlemen mulai terlihat.

Hal itu seiring penyerahan nama-nama yang masuk struktur fraksi oleh masing-masing partai. Dari sembilan partai yang lolos ke gedung Raci, setidaknya berpotensi terbentuk tujuh fraksi.

Tujuh fraksi itu yakni PKB, PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, Nasdem, PPP, dan fraksi gabungan PKS-Hanura-Demokrat. Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pasuruan Abdul Rouf menyampaikan, pembentukan fraksi bisa dilakukan dengan syarat memiliki empat anggota.

PKB bisa membentuk fraksi tersendiri, karena jumlah anggotanya mencapai 15 orang. Begitupun dengan PDI Perjuangan yang jumlah anggotanya sebanyak 8 orang.

Gerindra juga bisa membentuk fraksi sendiri karena jumlahnya ada 7 anggota. Sementara Golkar dan Nasdem, memiliki jumlah anggota di parlemen yang sama. Yakni, sebanyak enam orang. Otomatis, kedua partai itu bisa membentuk fraksi tersendiri.

Terakhir, partai yang bisa membentuk fraksi sendiri adalah PPP. Karena jumlahnya berada di ambang batas minimal yakni 4 orang. “Sedangkan PKS, Hanura, dan Demokrat harus bergabung untuk membentuk satu fraksi. Karena kursi di legislatif, kurang untuk membentuk fraksi sendiri. PKS memperoleh dua kursi. Sementara Demokrat dan Hanura, masing-masing satu kursi,” ungkap Rouf.

Jumlah fraksi periode 2019-2024 itu tak berbeda dengan sebelumnya. Karena periode 2014-2019 juga terbentuk tujuh fraksi. Sebelumnya, PPP, PKS dan Hanura menjadi satu fraksi gabungan. Namun, periode saat ini berubah, setelah perolehan kursi PPP naik, sementara Demokrat jeblok.

Menurut Rouf, pembentukan fraksi-fraksi itu bisa dilakukan setelah masing-masing partai menyodorkan nama pengurus yang disodorkan dan diparipurnakan. Pihaknya juga sudah mengirimkan surat ke masing-masing partai.

Hingga saat ini, hampir semuanya masuk. “Hampir semuanya masuk. Tinggal PKB, PDIP, dan Golkar. Saya belum ngecek perkembangan terakhir, tapi untuk PDI P, informasinya sudah masuk ke sekwan,” imbuhnya.

Pihaknya mengancang-ancang agar fraksi-fraksi tersebut bisa terbentuk. Setidaknya pekan depan, bisa terlaksana paripurna pembentukan fraksi.

Bendahara DPC PDI P Kabupaten Pasuruan Arifin mengaku, sudah menyodorkan nama-nama pengurus fraksi. “Kami hari ini (23/8) menyodorkannya,” ulasnya.

Sementara itu, Partai Golkar masih menunggu rapat internal. “Sekalian juga untuk menentukan wakil ketua,” jelas Udik Djanuantoro, ketua DPD Golkar Kabupaten Pasuruan. (one/mie)