Damkar Anggarkan Rp 1,6 Miliar untuk Pencegahan Kebakaran

YANG TERSISA: Seorang bocah melihat bangunan Klenteng Sumber Naga yang terbakar beberapa waktu lalu. Pemadam Kebakaran Kota Probolinggo menganggarkan dana untuk antisipasi dan pencegahan kebakaran. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KANIGARAN, Radar Bromo – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo akan mendapatkan amunisi baru untuk memadamkan api. Dalam P-APBD 2019, dialokasikan Rp 1,6 miliar kebutuhan tersebut. Pengajuan anggaran ini juga sudah disetujui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Probolinggo.

Program ini masuk dalam anggaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) Kota Probolinggo. “Kami mengganggarkan Rp 1,6 miliar untuk pencegahan kebakaran,” ujar Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Efendi.

Agus mengatakan, anggaran ini akan digunakan untuk membeli 1 unit mobil damkar, 5 unit mobil damkar Rossa untuk lima kecamatan, serta Alat Pemadam Api Ringan (Apar) untuk 198 titik, termasuk bangunan cagar budaya. “Mobil pemadam kebakaran kecil itu untuk ditempatkan di kecamatan. Terutama untuk masuk ke perkampungan,” ujarnya.

Ada juga program pembagian Apar untuk pencegahan kebakaran. Tempat-tempat yang akan mendapatkan Apar seperti tempat ibadah dan bangunan cagar budaya. “Hal ini berkaca pada peristiwa kebakaran di Klenteng Sumber Naga. Maka disiapkan Apar kurang lebih 198 titik, termasuk di bangunan cagar budaya,” ujarnya.

Pengajuan anggaran ini telah disetujui Banggar DPRD Kota Probolinggo. Anggaran program pencegahan dan pengendalian bahaya kebakaran ini dianggarkan Rp 1.626.535.000.

“Sebelum melakukan pengadaan barang tersebut berdasarkan Perda Kota Probolinggo, harus dibentuk terlebih dahulu UPT Zona-zona Kebakaran,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Roy Amran saat membacakan saran dan pendapat Banggar terkait KUA PPAS P-APBD 2019, Kamis (22/8) malam. (put/fun)