BPBD Survei Daerah Rawan Kekurangan Air

KRAKSAAN, Radar Bromo – Di samping menunggu permintaan air bersih, BPBD Kabupaten Probolinggo juga menyurvei sejumlah daerah yang rawan kekeringan. Tujuannya, mengetahui daerah mana saja yang masih membutuhkan kiriman air bersih.

Sesuai data BPBD, tahun lalu ada sejumlah kecamatan yang menjadi kawasan rentan kekeringan. Seperti, Kecamatan Kuripan, Tegalsiwalan, Tongas, Bantaran, Wonomerto, Leces, dan Kecamatan Lumbang. Semua kecamatan itu nantinya akan disurvei.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi mengatakan, survei dilakukan karena selama dua bulan terakhir permintaan air bersih sangat minim. Sehingga, dikhawatirkan kawasan-kawasan yang rentan terkena bencana kekeringan tidak mengetahui mekanisme permintaan pengiriman air bersih.

Menurutnya, kawasan rentan kekeringan itu bisa langsung mengonfirmasi via telepon agar cepat ditangani. Sedangkan, proses secara administratif bisa menyusul. “Mungkin karena mereka belum tahu bagaimana mekanisme dan secara administasi, sehingga kawasan berdampak bencana itu tidak mengirimkan permintaan,” ujarnya.

Setelah sejumlah kecamatan disurvei, Anggit mengatakan, memang ada beberapa daerah yang terdampak kekeringan. Namun, tidak mengajukan permintaan air bersih ke BPBD. Sebab, tidak tahu cara pengajuannya.

Kamis (22/8), BPBD mengirim air bersih ke RT 01/RW 07 Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan. Di sana, ada 87 kepala keluarga atau sekitar 273 penduduk yang membutuhkan air bersih. Desa ini tidak mengajukan permintaan air, namun pihaknya yang menemukan mereka sedang krisis air bersih.

Anggit mengatakan, pihaknya akan mengirim air ke daerah lain yang kekeringan. Namun, untuk langkah awal, akan melakukan survei untuk mendapatkan data yang riil.

“Kegiatan ini bentuk proaktif kami terhadap masyarakat. Juga ada beberpa kawasan yang memang membutuhkan air, seperti Kecamatan Leces dan beberapa desa di Kecamatan Tegalsiwalan,” ujarnya. (mg1/fun)