Peta Bidang Relokasi Jalur Rel KA Gununggangsir–Sidoarjo Tuntas, Lanjut Cocokkan Data

SUDAH DIPETAKAN: Penandaan titik bidang lahan oleh konsultan untuk pembangunan relokasi rel KA Gununggangsir - Sidoarjo di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol yang dilakukan Juni lalu. (Foto dok)

Related Post

GEMPOL, Radar Bromo – Proses relokasi jalur rel kereta api (KA) Gununggangsir – Sidoarjo, terus berlanjut. Tahapan demi tahapan telah dilalui. Setelah menempuh proses penandaan titik bidang dan mengukurnya, kini peta bidang akhirnya tuntas.

Hal itu diungkapkan koordinator lapangan dari Kemenhub RI Dirjen Perkeretaapian wilayah Jawa bagian Timur, Totok Hariyanto. “Peta bidangnya sudah tuntas. Peta bidang inilah yang nantinya menjadi acuan untuk melangkah ke tahapan berikutnya. Yakni apraisel, juga sekaligus pembebasan lahannya buat relokasi jalur rel KA Gununggangsir – Sidoarjo. Diwilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo kemarin (21/8) via telepon.

BAKAL DIRELOKASI: Perlintasan kereta api Beji-Porong di wilayah Gempol. (Foto dok)

Setelah peta bidangnya tuntas, saat ini pihaknya bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pasuruan tinggal mengecek kepemilikannya saja. Termasuk proses pengumpulan data yuridis kepemilikan lahan yang sah. Karena menurutnya, masih banyak kelengkapan warga yang belum ada, baik formulir isian dan berkas.

“Ini masih dicocokkan dengan warga. Contoh satu rumah ada dua orang waris yang mendapat bagian. Sehingga hitungannya nanti akan dihitung dua. Atau dalam satu rumah, sesuai batasan yang ditunjukkan dan disetujui yang bersangkutan,” bebernya.

Secara keseluruhan, target pembebasan lahannya tetap ditargetkan tuntas dan selesai pada akhir tahun ini. Proses relokasi ini sebelumnya, sempat molor selama dua tahun. “Harapannya, tahun depan pekerjaan kontruksi fisiknya sudah bisa dikerjakan,” imbuhnya. (zal/fun)