KPU Pindahkan Ribuan Logistik Pemilu ke Gudang

KRAKSAAN, Radar Bromo – Selesai tahapan pemilu Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Kabupaten Probolinggo melakukan pemindahan Logistik. Pemindahan itu dilakukan Kamis (22/8). Selama pemindahan, kegiatan dipantau langsung Komisioner KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) beserta Kapolsek Kraksaan.

Logistik yang awalnya berada di gedung Sasana Krida Kraksaan, mulai dipindah menuju gudang di Desa Sentong, Kecamatan Krejengan. Lukman Hakim, ketua KPU Kabupaten Probolinggo menyampaikan, alasan pemindahan logistik KPU karena gedung sasana Krida adalah gedung Serbaguna yang digunakan untuk kegiatan umum.

Selain itu gedung tersebut juga disewakan untuk acara pernikahan. Sehingga, ada desakan dari pada pemerintah daerah untuk segara memindahkan logistik KPU, yang berupa kotak suara dan dokumen-dokumen, seperti surat suara. “Barang yang dipindah sejumlah 10.500, berupa  kotak suara yang berisikan dokumen-dokumen, termasuk surat suara” ujar Lukman Hakim.

Utuk pemindahan maupun sewa gedung, Lukman menyampaikan, pada awalnya, dari pihak KPU sendiri tidak memiliki anggaran. Namun, ketika rapat terakhir, sudah mulai membahas pemindahan logistik.

Pada rapat tersebut, tidak hanya memperbolehkan pemindahan. Namun juga menyinggung anggaran. Seperti, anggaran sewa gedung dan alat yang digunakan untuk melakukan pemindahan. Itu juga dikarenakan jadwal penghapusan dokumen ataupun logistik Pilpres  dan Pileg, baru akan dilakukan setelah bulan Oktober.

Gedung yang awalnya dijadikan  tempat pennyimpanan logistik sifatnya adalah pinjam pakai, Pihaknya juga sangat merasa terbantu dengan dipinjamkannya gedung Sasana Krida tersebut. dikarenakan luas gedung yang sangat memungkinkan untuk penyimpanan, juga jarak gedung yang sangat berdekatan dengan kantor KPU.

Namun, pihaknya juga tidak bisa memaksakan perpanjangan sampai bulan Desember. Untuk pemindahan logistik, KPU membutuhkan sekitar 6 hari dalam proses pemindahan. Dikarenakan alat angkut logistik hanya mengguanakan dua truk, dan itupun masih meminjam. Satu dari Dinas Soasial, yang satunya dari Dinas Linggkungan Hidup (DLH). “anggaran yang sangat terbatas sehingga, berpengaruh terhadap waktu,” ujarnya. (mg1/fun)