Blangko E-KTP di Pasuruan Dijatah 500 Keping Per Minggu

PANGGUNGREJO, Radar Bromo– Stok blangko KTP elektronik (e-KTP) di Kota Pasuruan menipis. Ketersediaan blangko yang ada, dalam kondisi tertentu seringkali alami kekurangan.

Karena itu, belum semua warga yang melakukan perekaman langsung mendapatkan KTP elektronik. Melainkan diganti dengan surat keterangan yang menyatakan telah melakukan perekaman data kependudukan.

Arfat Kusaeri, kabid Pelayanan Kependudukan pada Dispendukcapi menjelaskan, kemarin stok blangko e-KTP tersisa sekitar 200 keping.

“Sedangkan setiap harinya, KTP elektronik yang diterbitkan rata-rata untuk 100 orang,” ujarnya saat mendampingi kepala dinas setempat.

Sementara itu, jumlah blangko yang didapat Pemkot Pasuruan dari Kementerian Dalam Negeri sekitar 500 keping dalam sepekan. Dengan jumlah rata-rata 100 KTP yang diterbitkan setiap hari, ketersediaan blangko akan habis dalam waktu lima hari.

“Memang tidak ada ketentuan kuota mengenai blangko. Namun, kementerian tentu mempertimbangkan kebutuhan di daerah lain. Makanya untuk saat ini, kami mendapat kuota sekitar 500 setiap minggunya,” bebernya.

Karena itu, pihaknya lebih memprioritaskan pemohon yang sudah melakukan perekaman dan memiliki surat keterangan. Sehingga, penerbitan KTP elektronik saat ini pun mengantre.

“Kalau yang masih mendapat surat keterangan tentu lebih banyak, sekitar 600 orang. Jadi, antre untuk penerbitannya. Bahkan, ada yang ditunda selama sebulan setelah perekaman mendapat surat keterangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maryam memaparkan jika cakupan KTP elektronik di Kota Pasuruan saat ini sudah hampir tercapai seluruhnya. Betapa tidak, dari 152.796 warga wajib KTP, 148.297 di antaranya sudah memiliki KTP elektronik. “Jadi, persentasenya sudah mencapai 97,06 persen,” terangnya. (tom/mie)