Belum Semua Pimpinan Dewan Kembalikan Fasilitas, Mulai Mobil sampai Laptop

BANGIL, Radar Bromo – Para pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan memperoleh fasilitas tambahan sebagai penunjang kinerja saat menjabat. Sayangnya, saat masa jabatan berakhir, fasilitas yang diperoleh dari uang rakyat itu belum semua dikembalikan.

Beberapa fasilitas yang dimaksud, berupa mobil dinas dan laptop. Sampai saat ini, sebagian fasilitas itu belum kembali ke sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan.

Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pasuruan Abdul Rouf mengakui, belum semua fasilitas yang melekat pada pimpinan DPRD periode 2014-2019 dikembalikan. Terutama untuk laptop.

Karena sampai saat ini, empat buah laptop yang dibawa pimpinan DPRD belum kembali. Sementara untuk mobil dinas, hampir semuanya dikembalikan.

Mobil yang dimaksud adalah Honda Accord yang dikendarai eks Ketua DPRD Sudiono Fauzan. Serta, dua mobil Pajero Sport yang dipakai eks wakil ketua DPRD, Sutar dan Dedi Sumanto. Semuanya ada di parkiran kantor DPRD Kabupaten Pasuruan.

Sementara satu unit Pajero Sport yang dipakai Joko Cahyono belum tampak. “Untuk mobil, hampir semuanya dikembalikan. Tinggal milik Pak Joko yang belum,” ungkap dia.

Pihaknya menjelaskan, fasilitas tersebut melekat pada pimpinan saat menjabat. Namun, ketika tidak menjabat, seharusnya sudah dikembalikan. “Tidak ada sanksi memang. Mungkin hanya sanksi sosial,” sambungnya.

Meski begitu, Rouf memandang, proses pengembalian akan terus berjalan. “Bisa jadi, nanti malam dikembalikan,” ungkap Rouf.

Jawa Pos Radar Bromo sempat menunggu pengembalian mobil tersebut hingga berita ini ditulis di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, tadi (22/8) malam. Sampai pukul 19.00, mobil Pajero nopol N 7 TP yang digunakan Joko Cahyono tak tampak di parkiran dewan.

Eks Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Joko Cahyono menegaskan, pihaknya tidak memiliki niatan untuk tidak menyerahkan mobil tersebut. Pihaknya pun sudah mengonfirmasi sekretaris dewan untuk mengembalikan mobil tersebut.

“Saya sudah sebulan konfirmasi ke sekwan untuk mengembalikan mobil. Tapi, pihak sekwan menjawab nanti-nanti, sekaligus dengan berita acara penerimaannya. Jadi, bukan saya tidak menyerahkan mobil. Tapi, sekwan¬† yang belum siap administrasinya,” tegasnya.

Termasuk ketika pelantikan. Mobil tersebut sudah ditaruhnya di kantor. Tapi, ternyata administrasi penerimaannya tidak siap.

Ia pun menegaskan, sebenarnya senang-senang saja mobil tersebut diambil sekwan. Karena bisa melonggarkan garasi mobilnya.

“Mobil saya ada sembilan biji di rumah. Malah maturnuwun kalau segera diambil mobilnya. Biar tidak penuh-penuhin garasi saja,” ulasnya.

Pihaknya pun menyindir Ketua Sementara Abdul Rouf. Supaya mengerti tugas pokok dan fungsi pimpinan dewan sementara.

“Kalau mau ngurusi mobil, sekalian saja suruh merangkap jadi bagian perlengkapan sekwan. Jangan asal jeplak kalau tidak mengerti masalahnya,” pungkasnya

Di sisi lain, Eks Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengaku, laptop jenis Apple memang belum dikembalikan. Bukan tanpa alasan.

“Masih kami bersih-bersihkan. Banyak file saya dan saya masih perlu untuk memindahkannya,” tukas dia.

Di sisi lain, belum ada konfirmasi dari pihak sekwan. Wartawan koran ini sudah berusaha mengonfirmasi Sekwan DPRD Kabupaten Pasuruan Abdul Munif lewat telepon. Namun, saat ditelepon, tidak ada jawaban dari yang bersangkutan. (one/fun)