Semester Awal Penerimaan Pajak Capai Rp 205,4 Miliar, Tembus 51,41 Persen dari Target

PANDAAN, Radar Bromo – Sampai pertengahan tahun 2019 ini, penerimaan pajak daerah di Kabupaten Pasuruan mencapai Rp 205,4 miliar. Jumlah itu mencapai 51,41 persen dari target yang diterapkan sebesar Rp 399,6 miliar.

Mokhammad Syafi’i, kabid Pendataan, Penetapan, dan Pelaporan Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan mengatakan, penerimaan pajak daerah memang cukup baik. Ini, lantaran sudah lebih dari setengah persentase yang ditargetkan.

“Untuk pajak daerah tahun ini ada kenaikan sebesar Rp 50,2 miliar dari tahun lalu. Kendati ada kenaikan, namun sampai semester pertama sudah cukup bagus. Yakni, terealisasi hingga 51 persen dari target Rp 399,6 miliar,” ujarnya.

Tercatat di tahun 2018 lalu realisasi memang tipis tercapai Rp 357,2 miliar dari target Rp 349,3 miliar atau 102,26 persen. Nah, untuk tahun ini realisasinya juga masih tipis di semester pertama. Meski begitu, BKD setempat optimistis bisa mencapai target pada akhir tahun mendatang.

Syafi’i mengatakan, untuk pajak daerah memang banyak tergenjot dari beberapa pajak. Salah satunya adalah Pajak Penerangan Jalan yang semester pertama sudah mencapai Rp 74 miliar atau 58,42 persen dari target Rp 128 miliar.

“Selain itu, juga ada dari PBB. Dari target Rp 68 miliar, terealisasi hingga Rp 41,6 miliar atau sudah 61 persen dari target,” terangnya.

Namun, ada juga yang meleset dari target di semester awal ini. Salah satunya, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang baru terealisasi Rp 31,5 miliar dari target Rp 106 miliar.

“Namun, dari 10 pajak daerah, memang ada yang tinggi ada yang masih kurang. Namun, secara kumulatif total saat ini sudah mencapai 51,41 persen,” terangnya.

Pajak daerah sendiri juga masih dibahas di P-APBD (perubahan APBD). Apa ada kenaikan atau tidak, melihat dari potensi pajak daerah sampai akhir tahun mendatang. (eka/mie)