Selama Enam Bulan, Retribusi Fasilitas Olahraga Capai Rp 49 Juta

SUMBER PENDAPATAN: Sejumlah pesepeda melintas di depan GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu. Beberapa tempat dan fasilitas olahraga milik Pemkot Pasuruan ada yang menghasilan pemasukan dari retribusi. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO, Radar Bromo – Besaran target retribusi yang didapat dari sejumlah fasilitas olahraga milik Pemkot Pasuruan, tahun ini tak berubah. Hanya Rp 74 juta. Selama enam bulan terakhir, sejak Januari-Juni, sudah terealisasi 66,57 persen atau sekitar Rp 49 juta.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Pasuruan Hardi Utoyo mengatakan, ada empat fasilitas olahraga yang menjadi aset Pemkot. Meliputi Lapangan Wijaya, Lapangan Tenis Gradika, GOR Untung Suropati, dan Stadion Untung Suropati. “Retribusi yang ditargetkan itu berasal dari biaya sewa,” ujarnya.

Pendapatan juga ditunjang dengan biaya sewa sejumlah kios di Stadion Untung Suropati. Dari empat fasilitas olahraga itu, Stadion Untung Suropati dan GOR Untung Suropati menjadi andalan Pemkot dalam mengerek pendapatannya. “Besaran retribusinya dibedakan sesuai peruntukan kegiatannya,” ujarnya.

Pihaknya optimistis target tahun ini bisa tercapai. Meski pendapatan pada tahun kemarin tak memenuhi target. Sebab, hanya dapat sekitar Rp 70 juta. “Memang tidak bisa ditentukan karena pendapatan fasilitas olahraga itu didapat hanya jika ada kegiatan,” ujarnya. (tom/fun)