Pemkot Dapat Lampu Hijau untuk Bangun Gapura Taman Wisata Religi

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan terus berupaya mengangkat keberadaan Makam Almarhum K.H. Abdul Hamid yang kini menjadi ikon wisata religi. Salah satunya yang dilakukan mempercantik jalur pedestrian bagi wisatawan.

Kini, Pemkot berencana membangun gapura taman di sepanjang rute wisatawan yang transit di Terminal Parkir Wisata. Estetika religi yang dipadukan dengan konsep Kota Pusaka dipastikan akan lebih menonjol. “Memang baru tahap lelang bulan ini karena kami masih harus berkoordinasi dengan beberapa pihak,” ujar Kabid Permukiman di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Uung Maf’udi.

Selain menyosialisasikan rencananya kepada masyarakat, Pemkot juga mesti mendapat lampu hijau dari pihak terkait. Di antaranya takmir Masjid Jamik Al Anwar dan keluarga besar Almarhum K.H. Abdul Hamid. “Alhamdulillah semua pihak mendukung. Kami berharap proses lelang tidak menemui kendala. Jadi pekerjaan konstruksinya diperkirakan mulai September,” ujar Uung.

Rute wisata religi dari Terminal Wisata, peziarah diarahkan melintasi gang di sisi selatan SMK PGRI lalu menyeberang ke barat. Selanjutnya, mereka akan melintasi jalan kecil di utara rumah dinas Wakil Wali Kota Pasuruan di Jalan Balaikota.

Dari sana, peziarah dapat menyeberangi jembatan kecil di atas Sungai Gembong dan keluar di Jalan R.A. Kartini. Lalu, peziarah belok kiri melewati ruas Jalan R.A. Kartini dan Jalan W.R. Supratman hingga tiba Alun-alun Pasuruan.

Pembangunan akan dilakukan di Kelurahan Kebonsari dan Kandangsapi. Selain gapura taman, lanjut Uung, pihaknya juga berencana menambah sejumlah ornamen sebagai pemanis. “Setiap gang yang dilintasi wisatawan akan dibentuk gapura taman. Menonjolkan estetikanya. Di gang-gang itu juga dipasang lampu hias,” ujarnya.

Sekadar diketahui, pembangunan gapura taman rute wisata religi itu akan dibiayai APBD Kota Pasuruan. Anggaran yang telah disediakan Pemkot mencapai Rp 1,2 miliar. (tom/fun)