Nyambi Kurir SS, Tukang Bangunan Digerebek

BANGIL, Radar Bromo – Tidur nyenyak Eko Wandoyo, 31, warga Jatiarjo, Kecamatan Prigen, mendadak buyar. Penyebabnya, ada polisi datang dan melakukan penggerebekan.

Bukan tanpa sebab, lelaki yang bekerja sebagai tukang bangunan itu digerebek. Ia disebut-sebut memiliki pekerjaan sampingan jadi kurir sabu-sabu. Gara-gara itulah, polisi akhirnya menangkapnya.

Tersangka ditangkap saat berada di rumahnya, Rabu dini hari (14/8). Ketika itu, ia tengah istirahat di rumahnya. Ia tak menyadari, kalau ada petugas yang sudah mengincarnya.

“Tersangka sudah kami incar setelah kami memperoleh informasi kalau ia sering menjadi perantara sabu-sabu,” kata KBO Satreskoba Polres Pasuruan Iptu Agus Purnomo.

Agus menambahkan, petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka sekitar pukul 03.00. Saat ditangkap, ia tak bisa berbuat apa-apa.

Apalagi, ketika petugas mendapati sejumlah barang bukti. Selain satu kantong plastik berisi sabu-sabu seberat 11,47 gram. Petugas juga mengamankan sebuah handphone dan uang sebesar Rp 300 ribu.

“Kami juga mengamankan dua buah bong, timbangan digital, dan satu tas warna hitam. Bersama barang yang kami temukan, tersangka kami bawa ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan,” jelas Agus.

Kepada petugas, Agus mengaku sudah beberapa bulan terakhir menjadi kurir sabu-sabu. Ia nekat menjalaninya demi mendapatkan tambahan penghasilan.

Kini, karena ulahnya itu, tersangka disangkakan melanggar pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, 10 tahun penjara. (one/mie)