Jazz Oleng lalu Tabrak Truk-Motor di Prigen, 3 Orang Terluka  

PANDAAN, Radar BromoRuas jalan jurusan Pandaan–Prigen yang jadi akses menuju wisata Tretes, Senin (19/8) pagi tersendat. Itu, setelah terjadi kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus. Kecelakaan itu pun mengakibatkan tiga orang alami luka-luka.

Tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan itu adalah mobil Honda Jazz bernopol N 1559 GK; truk muat elpiji bernopol L 8548 B; dan motor Honda Vario bernopol N 3440 TDC.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan itu terjadi di Desa Candiwates, Kecamatan Prigen, sekitar pukul 09.30. Kecelakaan bermula saat mobil Honda Jazz melaju dari arah selatan ke utara.

Mobil itu dikemudikan Hadi Sucipto, 36, warga Lingkungan Ngemplak, Kelurahan/Kecamatan Prigen. Saat sampai di ruas jalan setempat, mobil mendadak oleng dan mengarah ke kanan. Mobil pun lantas menabrak samping kanan truk muat elpiji yang melaju dari arah berlawanan. Truk itu dikemudikan Asmunir, 27, asal Desa Winong, Kecamatan Gempol.

Usai menghantam truk, mobil oleng dan memutar. Selanjutnya, mobil menabrak motor Honda Vario yang melaju dari arah selatan ke utara yang dikendarai Ahmad Sifun, 30. Saat itu Sifun membonceng anak perempuannya Aisiah, 3,5, keduanya warga Lingkungan Krajan Barat, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen.

“Mobilnya tabrak truk terlebih dahulu. Setelah ada benturan, mobil pun memutar bodi kendaraannya. Sesaat kemudian giliran menabrak motor Honda Vario. Sopir mobil beserta pengendara motor dan penumpangnya mengalami luka-luka dalam kejadian ini,” terang Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Supriyanto.

Sesaat setelah kejadian, para korban dievakuasi dan dilarikan ke puskesmas terdekat. Sopir mobil Honda Jazz alami luka pada lutut kaki kanan dan tangan kiri lecet. Sementara ayah dan anak pengendara motor juga alami sejumlah luka.

Arus lalu lintas sendiri, kembali normal sekitar 30 menit pasca kecelakaan. Arus lalin tuntas usai kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dievakuasi.

“Sopir mobil Jazz-nya kurang hati-hati. Gara-gara mengendarai kendarannya terlalu mengarah ke kanan, sehingga laka terjadi dan tak dapat dihindari,”  jelas Supriyanto. (zal/mie)