Tim Damkar Kota Probolinggo Masih Minim

MAYANGAN, Radar Bromo – Jumlah petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Probolinggo, sejauh ini masih jauh dari kata ideal. Namun, hal itu tidak membuat mereka berkecil hati. Dengan kurangnya personel, mereka terus dilatih agar semakin mantap bertugas.

Kasatpol PP Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, dalam setahun dilakukan pemantapan antara dua hingga tiga kali. Pemantapan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan para personel. Terlebih, sejauh ini jumlah personelnya masih jauh dari kata ideal.

Agus mengatakan, melihat jumlah penduduk dan luas wilayah Kota Probolinggo, idealnya memiliki 40 personel damkar dengan 5 unit mobil damkar. Namun, sejauh ini hanya ada 20 personel dengan 3 mobil damkar. “Dalam setahun kami ada dua hingga tiga kali pemantapan. Salah satunya seperti yang dilakukan Rabu (14/8),” ujarnya.

Pelatihan yang dilakukan mulai dari kematangan teori dan praktiknya. Termasuk, dilakukanya simulasi pemadaman api. Dalam kegiatan yang dimulai sejak pagi itu, juga melatih kebugaran anggota. “Sebelum dilakukan materi, anggota juga melakukan senam untuk kebugaran,” ujarnya.

Dalam pemantapan, petugas juga diajarkan dengan cepat dan sigap melakukan persiapan. Mulai memakai baju atau seragam antipanas, termasuk helm dan lainnya. “Jadi, menggunaan pemakaian alat dan kelengkapan pemadaman juga harus cepat. Dengan demikian, petugas dapat segera ke lokasi kebakaran,” ujarnya.

Agus mengatakan, jika petugas terlambat dalam menggunakan perlengkapan saja, dipastikan datang ke lokasi kejadian juga akan terlambat. “Harapan kami dengan pemantapan petugas, meski kurang personel, namun kami cakap dan mahir soal penanganan api,” ujarnya. (rpd/rud)