Melahirkan di HUT RI, Pasutri Ini Kaget Disambangi Wali Kota Hadi

ANAK KE LIMA: Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dan Wawali Moch. Soufis Subri mengunjungi pasutri Hermansyah, 43 dan Umi Salma, 41. Anak kelima mereka lahir bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI. (Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Di RSUD dr. Moh Saleh Kota Probolinggo, satu bayi dilahirkan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI. Tanggal 17 Agustus. Ia adalah anak kelima dari pasutri Hermansyah, 43 dan Umi Salma, 41, warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Bayi laki-laki itu dilahirkannya secara normal dengan berat 3,83 kg dan panjang 50 cm. Saat ini, bayi beserta ibunya dirawat di ruang persalinan RSUD.

Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Wawali Much. Soufis Subri pun datang RSUD untuk nyambangi ibu dan bayinya. Sejumlah kepala OPD pun, ikut serta. Tujuannya, memberikan kejutan pada keluarga Hermansyah.

Hermansyah dan Umi Salma yang bekerja di Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Probolinggo sempat kaget dengan kunjungan Wali Kota dan Wawali. Wali Kota pun mengiyakan saat dimintai nama oleh pasutri ini.

Secara spontan, Habib Hadi memberikan nama; Moh Imam Al Ghozali. “Kalau nama nanti saya berembuk dengan ayahnya. Soalnya nama itu tidak bisa sembarangan,” bebernya.

Wali Kota berharap, bayi ini dapat mengikuti jejak para pahlawan. Serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. “Selamat pada ibu yang telah melahirkan. Kami juga berikan kenang-kenangan,” tuturnya.

Umi Salma, bersyukur anaknya bisa lahir dengan sehat dan normal. Baginya, kelahiran anak kelimanya ini istimewa. Sebab, lahir tanggal 17 Agustus.

“Ayahnya sebetulnya ingin tujuh anak. Tapi saya rasa ini sudah yang terakhir. Neneknya juga sependapat,” terangnya. (rpd/hn)