Hindari Jalan Gelombang di Kejayan, Pemotor asal Gadingrejo Tewas Tertabrak Truk

KEJAYAN, Radar Bromo – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Pasuruan-Purwosari, Sabtu (17/8). Tepatnya di Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Seorang pemotor tewas usai tertabrak truk bermuatan tebu.

Insiden itu terjadi sekira pukul 04.30. Motor yang tewas itu diketahui bernama Munfarid, 59, warga Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Saat itu dia mengendarai motor Yamaha Mio dengan nopol N 2197 WN.

Munfarid melaju dari arah Pasuruan. Perjalanan yang ditempuh Munfarid sebelumnya tak menemui kendala. Yang melaju motornya dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam.

Petaka tiba saat ia melintas di jembatan Tumpang. Kondisi jalan dari arah Pasuruan tepat di tengah jembatan itu bergelombang. Munfarid lantas berupaya menghindari gelombang jalan. Laju motor yang dikendarai sedikit diarahkan ke kanan.

Namun hal itulah yang kemudian membahayakan keselamatannya. Sebab kondisi jalan setelah jembatan itu menikung ke kiri. Tanpa disadari sebuah truk bermuatan tebu melintas dari arah berlawanan.

Truk dengan nopol N 8951 US itu dikemudikan oleh Hasan Basri, 42, warga Mayangan, Probolinggo. “Saya tetap jalan di jalurnya. Tidak menyangka saat itu ada motor dari depan yang ngambil kanan,” ujar Hasan saat ditemui di lokasi kejadian.

Upaya Hasan untuk menghindari tabrakan sia-sia. Pedal rem yang sempat diinjaknya secara mendadak tak bisa mencegah tabrakan. Dua kendaraan itu jaraknya sudah terlalu dekat. Munfarid menabrak bagian depan truk.

“Kemungkinan karena gelap juga. Sebab lampu penerangan jalannya saat itu mati,” kata seorang warga.

Usai tabrakan, Munfarid jatuh seketika dan tak sadarkan diri. Warga berdatangan guna menolongnya. Akan tetapi, Munfarid meregang nyawa di lokasi kejadian. Kepalanya terluka parah. Polisi yang tiba langsung mengevakuasi jasadnya ke RSUD Soedarsono untuk divisum.

“Dua kendaraan yang terlibat diamankan di Poslantas Kejayan,” tutur Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan, Iptu Marti.

Di hari yang sama pula, polisi menggelar olah TKP. Untuk memastikan penyebab kecelakaan. Sejumlah warga yang mengetahui insiden itu dimintai keterangan sebagai saksi. Sejauh ini kasus itu masih dalam penyelidikan.

“Analisa kami, pemotor menghindari jalan bergelombang di jembatan. Lalu mengambil posisi yang terlalu ke kanan. Saat ditikungan, kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan,” tambah Marti. (tom/fun)