Tabrak Gandengan Truk lalu Dilindas, Pemotor asal Rembang Tewas

RUSAK BERAT: Motor Suzuki Shogun yang dikendarai Saeful, mengalami kerusakan usai menabrak truk di Tawangrejo, Jumat (16/8) siang. Inset: Jenazah Saeful saat hendak dievakuasi. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANDAAN, Radar Bromo – Nahas menimpa Karsani (sebelumnya tertulis Saeful, 36), 60, yang Jumat (16/8) siang mengalami kecelakaan. Saat mengendarai motor Suzuki Shogun bernopol N 5192 TZ, dia menabrak truk ruas jalan nasional jurusan Surabaya–Malang, tepatnya di Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan.

Akibat menabrak, warga Dusun Karangpanas, Desa Oro oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, meregang nyawa. Dia mengalami luka pecah pada kepala. Luka itu didapat setelah dia terjatuh, kemudian terlindas ban belakang. Setelah kejadian, jasadnya di evakuasi ke kamar mayat RSUD Bangil, menggunakan mobil Puskesmas Pandaan.

Informasinya, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11.00. Saat itu Saeful ditengarai hendak menyalip. “Motornya berusaha mendahului truk gandeng bernopol P 9179 UQ, dari kiri. Selanjutnya menabrak bak belakang, kemudian jatuh ke kanan dan langsung terlindas gandengannya saat itu juga,” ucap Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Iptu Marti.

Usai kejadian, sopir truk gandengnya yakni Catur Dedi Saputro, 31, asal Desa Krajan, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, oleh petugas langsung diamankan ke poslantas setempat. Sopir tahu bahwa truknya melindas pemotor, setelah kejadian. Alasan itulah yang membuatnya menepikan kendaraannya.

Kecelakaan itu sempat membuat arus lalulintas tersendat. Namun akhirnya kembali lancar, setelah korbannya dievakuasi. Kemudian kendaraannya yang terlibat laka lantas ini diamankan di Poslantas Pandaan. Hanya berjarak sekitar satu kilometer dengan TKP.

“Sopir truk gandengan mengendarai kendaraannya sesuai dengan jalurnya. Berjalan lambat meskipun dijalur kanan. Karena kurang kehati-hatiannya pemotor, akhirnya terjadilah kejadian ini dan korbannya meninggal,” tuturnya. (zal/fun)