Rekomendasi Proses Tukar Guling TKD di Suwayuwo-Parerejo Tak Kunjung Turun

SUDAH OPERASIONAL: Kendaraan yangmelintas di Tol Mapan. Meski sudah operasional, tol ini masih menyisakan ada bidang tanah kas desa yang proses ganti ruginya belum selesai. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

SUKOREJO, Radar Bromo – Proses tukar guling tanah kas desa (TKD) untuk lahan yang terkena tol Malang-Pandaan (Mapan), masih berlanjut. Sejauh ini baru ada beberapa desa yang sudah beres. Sisanya, masih ad TKD yang butuh rekomendasi dari Gubernur Jatim.

Proses tukar guling TKD, memang membutuhkan rekomendasi gubernur. Tak pelak, akhir Juli lalu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kementerian PUPR mengajukan rekom ke Gubernur Jatim. Saat itu PPK mengakukan untuk bidang di Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo dan Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi.

Namun hingga sekarang, rekom gubernurnya dilapangan belum juga turun. Sehingga proses tukar guling TKD, maupun pencairan dana yang digunakan pembayaran tanah penggantinya, harus menunggu

“Sudah kami ajukan, tapi belum turun. Karena menunggu peta bidang sekaligus apraisalnya tuntas dulu. Saat ini masih dalam proses dan diupayakan secepatnya selesai,” jelas Chusnul Anam staf bantuan teknis dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PUPR.

Menurutnya, jika peta bidang sudah turun dan tuntas, baru dilanjutkan dengan proses apraisel. Setelah itu, akan diketahui nominalnya sesuai dengan lahan yang akan dibebaskan sebagai tanah pengganti TKD terkena pembangunan tol Mapan.

Bila nominal diketahui, berikutnya baru instansinya dapat merealisasikan atau mencairkan dananya. Anggarannya, dialokasikan dari APBN, ke rekening masing-masing desa. Kemudian digunakan untuk pembayaran tanah penggantinya.

“Tahapan dan proses ini harus di tempuh dan dilalui dulu. Jika semuanya lancar, maka prosesnya pun cepat. Mengingat dananya sudah ada. Karena menyangkut aset pemerintah, ini wajib ditempuh melalui proses tukar guling,” ungkapnya.

Selain Desa Suwayuwo dan Parerejo, tanggungan PPK Kementerian PUPR untuk proses tukar guling juga masih ada. Meliputi Desa Sukorejo, Mojotengah dan Lemahbang, Kecamatan Sukorejo. Juga Desa Sumbersuko, Kecamatan Purwosari.

“Total ada 35 bidang dengan luas sekitar 9 hektare, lahan TKD yang harus di tukar guling. Lokasinya di seksi satu berada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Selambat-lambatnya akhir tahun ini harus selesai semua,” ujarnya. (zal/fun)