Perahu Karam di Kalibuntu, Tiga Nelayan Patokan Selamat

KRAKSAAN, Radar Bromo РSebuah perahu yang dinaiki tiga nelayan, tenggelam di perairan Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Beruntung, ketiga nelayan tersebut selamat.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, peristiwa itu terjadi Rabu (14/8) pukul 15.00. Ketiga nelayan itu melaut untuk menangkap ikan.

“Waktu itu hanya dua perahu yang melaut. Kan cuaca buruk. Jadi, tidak ada yang berani melaut,” ujar Nuryati, salah seorang warga Kalibuntu saat dikonfirmasi.

Menurutnya, awalnya tidak ada masalah pada dua perahu itu. Namun, sekitar satu mil dari bibir pantai, salah satu perahu diterjang ombak. Perahu itu terguling dan karam.

Tiga nelayan yang merupakan warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, hilang diterjang ombak. Hampir dua jam, ketiga nelayan itu tidak ditemukan. Baru pukul 17.00, mereka ditemukan di tepi pantai.

“Ditemukan di tepi pantai. Semuanya selamat. Tapi, kondisinya lemas. Mungkin mereka berenang ke tepi pantai,” tandasnya.

Saat itu juga, ketiganya diantarkan pulang oleh warga ke Patokan dengan menggunakan sepeda motor. “Kan kasihan dalam keadaan lemas. Jadi, mereka diantarkan pulang,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Polair Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengatakan, pihaknya menerima laporan tentang karamnya perahu di Kalibuntu. Tiga nelayan di perahu itu sempat dinyatakan hilang. Namun, kemudian berhasil ditemukan.

“Laporan awal memang ada perahu yang tenggelam. Tiga orang di perahu itu awalnya dikabarkan hilang. Tetapi, Alhamdulillah ketemu,” ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya tidak henti-hentinya mengimbau seluruh nelayan untuk mengutamakan keselamatan. Apalagi, saat cuaca buruk seperti sekarang.

“Imbauan kami demikian. Sebelum melaut seharusnya nelayan mempelajari atau meminta prakiraan cuaca kepada yang berwenang, dalam hal ini BMKG. Sehingga, saat melaut selamat,” katanya. (sid/hn)