Ketika Warga Muhammadiyah, NU, dan FPI Gelar Pengajian Bersama di Tongas

TONGAS, Radar Bromo – Pengajian lintas ormas yang digelar Madrasah Miftahus Shibyan di Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, terasa spesial. Sebab, dihadiri sejumlah tokoh ormas Islam.

Mulai perwakilan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Probolinggo; perwakilan PC NU Kabupaten Probolinggo; serta perwakilan Front Pembela Islam Kabupaten Pasuruan.

SALAM KOMANDO: Tim keamanan ormas bersatu dalam menjaga kerukunan dalam beragama.

Ketua Lazismu Kabupaten Probolinggo Ahmad Ridho Pambudi mengatakan, kegiatan itu digelar usai Lazismu menggelar bakti sosial dan rehab rumah pasca terjadinya bencana angin puting beliung, beberapa bulan lalu di Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas.

“Aksi sosial yang kami lakukan merupakan wujud bantuan kemanusiaan yang tidak mengatasnamakan ormas di dalamnya. Kami prihatin dan tergerak untuk membantu. Nah, berawal dari situlah hubungan baik terjalin (lintas ormas). Kemudian dibicarakan rencana pengajian bersama hingga terwujud kegiatan seperti ini,” ujarnya.

GAYENG: Pengurus Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Probolinggo, perwakilan Lazismu, dan ketua panitia berbincang sebelum pengajian dimulai.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Probolinggo Fauzi mengaku, agenda pengajian bersama itu cukup positif. Pengajian bersama lintas ormas ini baru pertama kali diikutinya.

“Pengajian bersama ini bertujuan untuk menjalin ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniah. Sesama umat Islam, kita satu negara Indonesia, serta menjalin ukhuwah basyariyah. Yakni, kita semua manusia yang mempunyai misi sama, yakni Rahmatan Lil Alamin,” ujarnya.

BERSAMA JAMAAH: Ketua panitia pengajian sekaligus pengasuh di Madrasah Miftahus Shibyan Ahmad Rijal Mustofa (kanan) berdiri bersama jamaah pengajian.

Ketua Panitia Pengajian sekaligus Pengasuh di Madrasah Miftahus Shibyan Ahmad Rijal Mustofa menyampaikan, dengan digelarnya pengajian lintas ormas itu, diharapkan umat Islam bisa bersatu, rukun, dan guyub tidak ada batasan golongan.

“Walupun kami mayoritas, kami selalu mendengar pendapat ormas lain. Saya harap, umat Islam tidak gampang bergesekan karena pada prinsipnya kita adalah sama,” ujarnya.

SERIUS: Jamaah dan tim Pagar Nusa menyimak serius saat pengajian berlangsung.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi FPI Kabupaten Pasuruan Muhammad Nawawi menyambut positif acara itu. Ia pun berharap, acara itu bisa terus berlanjut.

“Kegiatan ini sangat positif. Sebab, mengedepankan ukhuwah Islamiyah lintas organisasi. Semoga kegiatan seperti ini bisa berlanjut, tidak hanya terbatas kegiatan pengajian ini saja,” harapnya.

CERAMAH KERUKUNAN: Ustad Fauzi, S.Ag, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Probolinggo saat ceramah menyampaikan pentingnya kerukunan antarumat beragama.

Rangkaian acara pengajian dimulai sejak pukul 19.00 hingga pukul 01.00. Pengajian ini diisi dengan Mauidhotul Hasanah oleh Habib Umar Bin Abdurrahman Assegaf dari Rejoso, Bangil; Ustad Fauzi S.Ag dari Kraksaan, Probolinggo; KH. Mukhlas Jazuli Batu Ampar, Madura; dan KH. Abdul Hadi Sumendi, Probolinggo. Pengajian itu juga dimeriahkan oleh pawai obor, drum band, dan pencak silat Pagar Nusa. (ar/*)

CERAMAH AGAMA: KH. Mukhlas Jazuli dari Batu Ampar Madura saat ceramah menyampaikan bahwa Islam adalah agama Rahmatan Lil Alamin.