Ciduk 7 Remaja di Taman Maramis-Sekitar SMPN 7, Dapati 2 Botol Miras

MAYANGAN, Radar Bromo – Polres Probolinggo Kota (Polresta) memasifkan patroli. Terutama setelah insiden pengeroyokan pada malam takbiran Idul Adha. Siang hingga Kamis (14/8) sore, tujuh remaja mabuk diamankan anggota Sabhara Polresta.

Mereka tertangkap tangan dengan barang bukti dua botol miras. Mereka pun langsung dikeler ke Mapolresta guna dibina.

Kasat Sabhara AKP Dwi Soecahyo menegaskan, pengeroyokan pada malam takbir di Bundaran Gladak Serang, membuat pihaknya memasifkan patroli. Patroli tidak hanya dilakukan malam hari. Namun, siang dan sore. Tujuannya yakni menekan angka kriminalitas.

Dan hasilnya, tujuh remaja yang pesta miras diamankan. Ketujuh remja yang diamankan tersebut mayoritas tidak sekolah atau putus sekolah. Mereka diamankan di waktu yang berbeda.

“Empat kami amankan di Taman Maramis dan tiga kami amankan di sekitar SMPN 7,” terang AKP Dwi –sapaanya-.

Dari ketujuh remaja tersebut, didapati dua botol miras oplosan. Mereka pun langsung dibawa ke Mapolresta beserta barang bukti.

“Kami kan tidak tahu ini (miras) dicampur dengan apa saja. Bisa jadi malah membahayakan,” terangnya.

Untuk memberikan efek jera, ketujuh remaja itu dibina sambil menunggu dijemput orang tua masing-masing. Mereka diminta push up, hormat kepada bendera, dan menyanyikan lagu kebangsaan. (rpd/hn)