Bolos, 8 Siswa Probolinggo Terciduk Satpol PP, Ada yang Bawa Sajam

DIBINA: Sejumlah pelajar di Kota Probolinggo mendapat pembinaan di Markas Satpol PP Kota Probolinggo, setelah diketahui bolos sekolah, Rabu (14/8). (Rizky Putra Dinasti/ Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

MAYANGAN, Radar Bromo – Satpol PP Kota Probolinggo kembali mengamankan sejumlah pelajar. Rabu (14/8), delapan pelajar itu diketahui bolos. Karenanya, mereka digiring ke Markas Satpol PP untuk dibina. Setelah digeledah, salah satunya diketahui membawa benda tajam.

Kasi Ops Satpol PP Kota Probolinggo Hendra Kusuma mengatakan, kedelapan siswa bolos itu didapati di tempat berbeda. Enam di antaranya ketahuan nongkrong di sebuah kafe di Jalan Kartini, Kota Probolinggo. Serta, dua pelajar terlihat berada di rel kereta api (KA) di Jalan Basuki Rahmad.

Di rel KA itu, kedua pelajar itu terlihat sedang santai di sebuah toko. Karena berada di luar kelas ketika jam pelajaran, mereka langsung digiring ke Markas Satpol PP di Jalan Panglima Sudirman. Di sana, mereka didata dan dibina.

Saat didata dan digeledah, petugas mendapati salah satu pelajar membawa benda tajam. Benda tajam itu diduga terbuat dari paku yang digepengkan dan menyerupai celurit. Kemudian, benda tajam itu dipakai sebagai kalung. “Kami tidak tahu motifnya apa menggunakan paku itu. Karena kami pandang membahayakan, maka kami amankan,” ujar Hendra.

Selain didata, para pelajar ini juga dijatuhi sanksi. Mereka diminta melakukan push-up dan shit-up agar jera. Mereka baru diperbolehkan pulang setelah dijemput oleh orang tuanya. “Razia rutin ini kami lakukan untuk menekan pelajar yang bolos sekolah,” ujar Hendra. (rpd/rud)