Akreditasi RSUD dr Saleh Turun Jadi Kelas C

MAYANGAN, Radar Bromo – Akreditasi RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo turun. Awalnya, status RSUD terakreditasi B. Namun, saat ini turun menjadi terakreditasi C.

Turunnya akreditasi itu diketahui dari surat yang dikirim oleh Kemenkes ke RSUD. Surat itu bernomor HK.04.01/I/2963/2019 dan berisi tentang hasil review Rumah Sakit (RS).

TURUN KELAS: RSUD dr Moh Saleh, yang kini akreditasinya trun jadi kelas C. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Dalam surat itu disebutkan, ada 615 rumah sakit yang turun kelas dari total 2.170 rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Salah satunya adalah RSUD Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Mulanya, RSUD terakreditasi B. Kini, turun menjadi terakreditasi C.

Plt Dirut RSUD dr. Mohamad Saleh drg Rubiyati membenarkan kondisi itu. Menurutnya, turunnya akreditasi itu merupakan penilaian dari pusat. Sehingga, pihak RSUD tidak bisa berbuat banyak.

Kendati demikian, rumah sakit yang mengalami penurunan akreditasi diberikan waktu untuk memberikan sanggahan ke Kemenkes. Batas akhir sanggahan yaitu tanggal 12 Agustus 2019 atau Senin lalu.

RSUD sendiri, menurut Rubi, juga mengajukan sanggahan ke Kemenkes. Sanggahan itu diluncurkan sebelum tanggal 12 Agustus 2019.

“Kami sudah mengajukan keberatan atau sanggahan pada Kemenkes. Sanggahan ini terkait dengan hasil review bahwa RSUD Moh Saleh masuk dalam 615 rumah sakit yang mengalami penurunan akreditasi,” terangnya.

Adapun hasilnya, lanjut Rubi, akan diketahui pada tanggal 26 Agustus mendatang. Apakah RSUD dr. Moh Saleh turun kelas ke C atau tetap kelas B.

“Nanti tanggal 26 Agustus 2019 ada keputusan dari Kemenkes. Di situ akan ada jawaban. Apakah RSUD dr Moh Saleh turun kelas ke C atau tetap di posisi kelas B,” tegasnya.

Saat ini pihaknya, menurut Rubi, sedang menunggu putusan dari Kemenkes. Karena itu, Rubi enggan menjawab dampak atau efek dari penurunan kelas itu terhadap layanan yang diberikan BPJS Kesehatan. Termasuk, apa penyebab turunnya kelas RSUD. (rpd/hn)