Akreditasi RSUD dr Saleh Turun, BPJS Belum Terima Surat Resmi

MAYANGAN, Radar Bromo – BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan mengaku belum menerima surat resmi tentang sejumlah rumah sakit yang akreditasinya turun. Termasuk turunnya akreditasi dari RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.

Hal ini ditegaskan Azzam, bagian Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, Rabu (14/8) siang. “Kami memang sudah mendengar. Tapi, kami belum menerima surat resmi dari Kemenkes tentang kondisi itu,” katanya.

Apalagi menurutnya, masih ada tenggang waktu bagi rumah sakit untuk menyikapi hasil review tersebut hingga tanggal 26 Agustus. Selama waktu itu, rumah sakit diberi waktu untuk melakukan sanggahan.

Karena itu, Azzam mengaku belum bisa menyikapi kondisi itu. Termasuk apa dampak dari turunnya akreditasi terhadap layanan BPJS Kesehatan yang diberikan.

Yang jelas, menurut Azzam, hak pasien tetap sama. Mulai pasien mandiri yang berada di kelas 1, 2, dan 3. “Untuk haknya sama. Hak mendapat pelayanan itu melekat pada pasien,” tandasnya.

Di sisi lain, menurut Azzam, BPJS pusat yang mempunyai kewenangan untuk menyikapi turunnya akreditasi sejumlah rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Sementara cabang atau wilayah operasional BPJS, hanya mengikuti.

“Sementara ini dari PBJS pusat belum ada instruksi lanjutan untuk menyikapi rumah sakit yang mengalami penurunan akreditasi,” pungkasnya. (rpd/hn)