4 Bulan Ambrol, Jembatan di Desa Capang Tak Kunjung Diperbaiki

PURWODADI, Radar Bromo – Sudah empat bulan jembatan Semambung ambrol. Namun, sampai saat ini jembatan yang ada di Dusun Semambung, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, itu tidak kunjung diperbaiki.

Padahal, jembatan ini merupakan penghubung Dusun Semambung dengan Dusun Kebonwagen di Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari. Tiap hari, sepeda motor dan pejalan kaki lalu lalang di jembatan ini.

SEMENTARA: Warga memanfaatkan jembatan darurat dari bambu yang jaraknya sekitar 25 meter dari jembatan Semambung. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Namun, sejak akhir April, jembatan ini tidak lagi bisa digunakan warga. Sebab, jembatan ambrol saat hujan deras turun di wilayah setempat.

Hidayat, 40, warga Dusun Semambung menjelaskan, warga dua dusun kini memanfaatkan jembatan darurat yang terbuat dari bambu untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Jarak jembatan darurat dengan jembatan yang ambrol, sekitar 25 meter.

Sementara jembatan Semambung, kondisinya masih sama dengan empat bulan lalu. Bagian tengah jembatan putus. Sehingga, tidak bisa dilewati.

Warga setempat, menurut Hidayat, sangat berharap perbaikan jembatan Semambung segera dilakukan. Jika memungkinkan, warga meminta perbaikan dilakukan tahun ini.

“Informasinya, perbaikan permanen untuk jembatan yang ambrol di dusun kami segera dikerjakan. Tapi, sampai sekarang belum dilakukan. Warga berharap perbaikan direalisasikan tahun ini,” tuturnya.

Hidayat menyebut, ukuran jembatan Semambung tidak terlalu besar. Selama ini jembatan itu hanya dilewati motor, sepeda onthel dan pejalan kaki. Karena itu, dia memperkirakan perbaikannya tidak akan butuh dana besar.

“Kalau perkirakaan saya sih, anggaran perbaikannya tidak begitu besar. Sangat bisa kalau didanai Pemkab Pasuruan. Kasihan warga kalau menunggu terlalu lama,” tuturnya.

Di sisi lain, menurutnya, jembatan itu memang sudah waktunya diperbaiki. Sehingga, strukturnya lebih kuat. Bahkan, bila perlu ukurannya diperlebar.

Camat Purwodadi Wardoyo saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya sudah melaporkan ambrolnya jembatan Semambung ke Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan. Rencananya, perbaikan memang akan dilakukan tahun ini.

“Perbaikan jembatan yang ambrol tetap diupayakan terealisasi tahun ini. Namun, kapan kepastiannya kami kurang tahu. Hanya informasinya, memang dikerjakan tahun ini,” katanya. (zal/fun)