Temuan Perahu Karam di Gending, Ini Penyebabnya

GENDING, Radar Bromo – Sebuah perahu ditemukan terdampar dan karam di bibir pantai Dusun Buyut, Desa/Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (12/8). Temuan perahu ini sempat membuat warga sekitar geger.

Sebab, perahu itu diketahui terombang-ambing sejak di pantai Desa Pesisir. Dan, akhirnya ditemukan terdampar di pantai Desa Gending, Kecamatan Gending.

TERDAMPAR: Perahu yang ditemukan terdampar dan karam di bibir pantai Dusun Buyut, Desa/Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. (Istimewa)

Menurut informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, perahu ini ditemukan terdampar dan karam pukul 22.00. Seperti disampaikan Hasan, 45, warga Dusun Buyut RT 12/RW 4, Desa/Kecamatan Gending. “Saya dikabari adik. Katanya ada perahu tanpa ABK (anak buah kapal) terdampar dan tenggelam di dekat perahu saya,” ujarnya.

Mendengar berita itu, Hasan langsung mendatangi lokasi. Dan benar saja, di dekat perahu miliknya ada perahu berukuran panjang 7 meter dengan warna bergaris putih biru. Perahu itu dalam keadaan terdampar dan karam dengan posisi miring. Hanya separo tiang bendera kapal yang kelihatan.

“Karena kondisi seperti itu, saya hanya melihat saja. Saya takut ada korban di sekitar perahu. Jadi, saya menghubungi Kepala Desa Pesisir,” terangnya.

Kepala Desa (Kades) Pesisir Sanemo lantas meminta Hasan untuk mengamankan perahu agar tidak ada warga yang mendekat. Sebab, Sanemo juga khawatir, ada korban di sekitar perahu.

“Soalnya saya mendapat informasi dari warga bahwa perahu itu ada di Pantai Pesisir sekitar jam 17.30. Namun, sama warga dibiarkan. Karena dipikir ada ABK-nya. Ternyata perahu itu terbawa ombak dan angin sampai ke pantai Gending,” ujarnya.

Setelah kapal diamankan, baru Sanemo bersama warga mencari informasi tentang pemiliki perahu. Mereka akhirnya mengetahui, perahu itu milik Rohim, warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending.

Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno datang ke lokasi, setelah mendengar ada informasi perahu terdampar. Sebab, dikhawatirkan ada korban di sekitar perahu.

Kasat datang ke lokasi kejadian Selasa (13/8) pukul 07.30. Dia pun segera menyelidiki peristiwa itu. Hasilnya, perahu berada sekitar 200 meter dari bibir pantai Dusun Buyut, Desa/Kecamatan Gending.

“Di lapangan tidak ditemukan korban jiwa. Dari informasi yang diperoleh warga, diduga perahu ini terseret ombak dari Desa Pesisir sampai Desa Gending saat ditinggal oleh ABK yang lupa jangkar kapal tidak diturunkan,” ujarnya. (ar/hn)