Targetkan Kota Probolinggo Raih UHC untuk Kepesertaan BPJS Kesehatan

BUGULKIDUL, Radar Bromo – BPJS Pasuruan menargetkan satu lagi daerah di wilayah kerjanya bisa meraih Universal Health Coverage (UHC). Sebab, selama ini baru Kota Pasuruan yang meraih UHC. Ditargetkan, UHC bisa diraih akhir tahun.

Indrina Damaryanti, kepala cabang BPJS Kesehatan Pasuruan menjelaskan, di wilayahnya memang baru Kota Pasuruan yang meraih UHC. Di kota, lebih dari 95 persen warganya ter-cover BPJS Kesehatan. Tercatat dari 209.733 penduduk, ada 97,56 persen yang memiliki BPJS Kesehatan.

“Syarat UHC adalah 95 persen warganya sudah ter-cover BPJS Kesehatan. Sementara ini memang hanya Kota Pasuruan yang berhasil meraih UHC,” terangnya.

Tiga daerah yang lain belum sampai 95 persen. Kabupaten Pasuruan masih 71,45 persen. Lalu, Kabupaten Probolinggo mencapai 86 persen. Dan Kota Probolinggo yang ter-cover warganya 77,9 persen.

Dijelaskan Indrina, sejatinya kepesertaaan BPJS Kesehatan wajib bagi warga negara Indonesia. Namun, saat ini peserta mandiri kurang sadar untuk aktif mendaftar dan membayar iuran.

Yang terdaftar mayoritas karyawan perusahaan, ASN, dan TNI/Polri. Lalu, warga kurang mampu ter-cover dari Penerima Bantuan Iuran Nasional (PBIN) dan Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID).

Saat ini secara persentase, Kabupaten Probolinggo sudah cukup tinggi kepesertaan warganya. Yaitu, 86 persen. Namun, BPJS Kesehatan menargetkan Kota Probolinggo untuk meraih UHC di akhir tahun ini.

“Ini, lantaran jumlah penduduk Kota Probolinggo lebih kecil. Sehingga, sisanya kita coba untuk bisa ter-cover hingga 95 persen untuk menjadi anggota BPJS Kesehatan,” terangnya.

Tentu saja hal ini, menurutnya, harus dibantu pemerintah daerah setempat. Indrina mengatakan, bakal menggandeng Pemkot Probolinggo dan daerah lainnya agar bisa segera meraih UHC. (eka/fun)