Personel Minim jadi Alasan Dishub Pasuruan Sering Tak Maksimal

GADINGREJO, Radar Bromo – Jumlah personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan sejauh ini belum ideal. Sejauh ini, Dishub hanya memiliki 10 personel. Kondisi ini membuat Dishub kesulitan melaksanakan tugas dengan maksimal.

Sekretaris Dishub Kota Pasuruan Wahid Yulianto mengatakan, 10 petugas yang dimiliki Dishub masih belum mencukupi. Ini, jika dibandingkan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dishub sebagai pengatur lalu lintas.

Ia mencontohkan, pihaknya kerap harus mengamankan sejumlah kegiatan dalam satu waktu yang hampir bersamaan. Dengan jumlah personel yang minim, penjagaan sering terkendala. “Bayangkan dari 10 petugas ini harus mengamankan lebih dari satu lokasi. Memang bisa, namun sulit untuk optimal,” ujarnya.

Kurang maksimalnya pelaksanaan tugas ini disebabkan minimnya petugas. Sehingga, saat ada warga yang menerobos masuk, pihaknya sering kecolongan. Terutama, dalam kegiatan yang membutuhkan lokasi steril dari pengendara motor.

Sejauh ini, Dishub hanya berupa memaksimalkan personel yang ada. Kondisi ini dilakukan sampai ada penambahan personel baru melalui perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS). “Kami maksimalkan tenaga yang ada dulu. Semoga ada penambahan tenaga baru bagi Dishub agar memudahkan kami,” ujar Wahid. (riz/rud)